Merdeka Koordinasi dengan Basarnas Cari Jurnalis Hilang saat Liput Anak Krakatau

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Letusan Gunung Anak Krakatau pada 16 Agustus 2026 Foto:  Badan Informasi Geospasial (BIG)
zoom-in-whitePerbesar
Letusan Gunung Anak Krakatau pada 16 Agustus 2026 Foto: Badan Informasi Geospasial (BIG)

Merdeka.com terus berkoordinasi dengan Basarnas terkait pencarian jurnalisnya, Arie Basuki, yang hilang kontak saat menjalankan tugas jurnalistik di kawasan Selat Sunda.

Pemimpin Redaksi Merdeka, Wisnoe Moerti, mengatakan pihaknya masih berkomunikasi dengan Basarnas untuk mendapatkan perkembangan terbaru pencarian.

“Keselamatan jurnalis menjadi prioritas utama Merdeka.com. Oleh karena itu, kami terus berkomunikasi dengan Basarnas dan pihak-pihak terkait untuk mendapatkan perkembangan terbaru mengenai proses pencarian,” kata Wisnoe dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/9).

Operasi pencarian kembali dilakukan pada Rabu pagi dengan melibatkan sejumlah unsur SAR dan armada. Di antaranya KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten dari Basarnas Banten, RIB 02 Lampung dari Basarnas Lampung, KAL Anyer dari Lanal Banten, KP Sanjaya 7017 dari Polairud Mabes Polri, serta ambulans dari FBN.

Wisnoe meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kondisi para jurnalis maupun proses pencarian.

“Merdeka.com juga meminta seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kondisi jurnalis maupun proses pencarian,” ujarnya.

Personel Basarnas Banten bersama personel Ditpolairud berangkat untuk operasi SAR hari kedua kapal penumpang hilang kontak dari Dermaga Marina Lippo Carita di Pandeglang, Banten, Rabu (9/9/2026). Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Lima wartawan dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9) saat berlayar menggunakan speedboat untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Kelima wartawan tersebut yakni Muhammad Bagus Khoirunas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan wartawan freelance. Mereka berangkat bersama tiga orang kru kapal, kapten kapal Warta (55), ABK Surakman (60), guide Heriyanto (49).

Rombongan bertolak dari Dermaga Marina, Lippo Carita, Desa Sukajadi, Carita, Kabupaten Pandeglang, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kepala Desa Sukajadi Sandi Wyasa sebelumnya membenarkan adanya laporan hilang kontak. Kontak terakhir diketahui dilakukan oleh tour guide rombongan, Heri Bonsay, yang sempat mengirim foto kepada istrinya saat berada di sekitar Anak Krakatau pada Senin sekitar pukul 18.14 WIB.

Hingga kini, personel SAR dari Banten dan Lampung bersama Polri masih melakukan pencarian terhadap rombongan tersebut.