Mereka yang Jadi Kandidat Pimpinan DPR RI: Puan hingga Rachmat Gobel

kumparanNEWSverified-green

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung DPR/MPR RI. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gedung DPR/MPR RI. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Masa kerja anggota DPR periode 2014-2019 telah berakhir. Hari ini, Selasa (1/10), pengganti mereka untuk lima tahun mendatang akan dilantik dalam forum sidang paripurna awal masa jabatan periode 2019-2024.

Namun, siapa saja pimpinan DPR, MPR, dan DPD masih belum bisa dipastikan. Meski begitu, lima partai pemilik suara terbanyak hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 sudah mulai menyodorkan nama-namanya.

Sesuai UU MD3, pimpinan DPR merupakan jatah dari 5 partai pemilik suara terbanyak hasil Pileg 2019. Sehingga, fraksi yang berhak mendapatkan jatah yakni PDIP sebagai Ketua, diikuti Golkar, Gerindra, PKB, dan NasDem sebagai wakil ketua.

Puan Maharani - PDIP

Menteri PMK, Puan Maharani, dalam acara perayaan Cap Go Meh di Season City, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (24/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Nama mantan Ketua DPP PDIP Puan Maharani santer menjadi kandidat kuat Ketua DPR dari PDIP.

Puan memang belum sesumbar terkait posisi Ketua DPR. Namun, putri Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri itu menyebut memiliki kompetensi sebagai ketua DPR.

"Ya dilihat saja sendiri bahwa alhamdulilah saya sudah tiga kali menjadi caleg. Kemudian jadi anggota DPR ya dicek sendiri saja suara saya terakhir 404 ribu merupakan suara terbanyak di nasional dan lain lain sebagainya," beber Puan di Hotel Grand Inna Bali Beach, Jumat (9/8).

Ya, Puan bisa menjuluki dirinya sebagai caleg terpilih dengan suara terbanyak di Pileg 2019. Hal itu membuatnya percaya diri bisa menduduki jabatan ketua DPR.

Puan pun siap jadi Ketua DPR.

kumparan post embed

Sementara untuk kursi pimpinan MPR, PDIP mengajukan kembali Ahmad Basarah sebagai Wakil Ketua MPR.

"Kita kan kalau Pak Ahmad Basarah sudah teruji ya, sudah berpengalaman dan saya pikir beliau sosok yang belum tergantikan untuk bicara mengenai masalah pancasila mengenai masalah ketatanegaraan dan empat pilar," kata nggota Fraksi PDIP Arteria Dahlan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/9).

Sufmi Dasco Ahmad - Gerindra

Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad Foto: Ricad Saka/kumparan

Gerindra sebagai pemenang kedua Pileg 2019 mengajukan Sufmi Dasco Ahmad sebagai wakil ketua DPR menggantikan Fadli Zon yang menjabat periode 2014-2019.

Penunjukkan Dasco sudah tertuang dalam Surat Keputusan yang diteken Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Pak Prabowo sudah menandatangani dua SK. Pertama, adalah calon Wakil Ketua DPR, Pak Prabowo menunjuk saudara Sufmi Dasco Ahmad. Dan sebagai calon Pimpinan MPR, Pak Prabowo menunjuk Ahmad Muzani," ujar Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

kumparan post embed

Ya, selain Dasco, Prabowo juga menunjuk Ahmad Muzani sebagai pimpinan MPR. Dasco dipilih Prabowo karena ia merupakan tokoh senior. Dan diharapkan bisa ada regenerasi di tubuh kepemimpinan legislatif Gerindra.

"Karena senioritas. Pak Dasco adalah pendiri partai, Wakil Ketua Umum, sehingga secara senioritas juga cukup mumpuni," jelas Muzani.

kumparan post embed

Aziz Syamsuddin Kandidat Terkuat dari Golkar

Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin disebut-sebut menjadi kandidat terkuat untuk dicalonkan sebagai wakil ketua DPR dari Partai Golkar.

Selain Aziz, dalam rapat koordinator bidang DPP Partai Golkar, nama lain yang muncul sebagai kandidat lainnya yakni Adies Kadir.

"Beberapa nama sudah muncul, misalnya untuk pimpinan fraksi ada nama Pak Aziz Syamsuddin, ada nama Pak Adies Kadir. Sementata untuk pimpinan DPR juga ada nama-nama itu," ucap Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily.

Aziz Syamsuddin. Foto: Antara/Wahyu Putro A

Lantas, bagaimana tanggapan Ace disebut menjadi kandidat kuat? Ia hanya menjawab singkat. "Bismillah, Bismillah," kata Äziz.

Muncul juga usulan Bambang Soesatyo menjadi Ketua MPR. Ketua Umum Partai Golkar disebut setuju mengusulkan Bamsoet karena keberhasilannya memimpin DPR.

kumparan post embed

"Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto setuju mengusulkan Bamsoet menjadi Ketua MPR dari unsur Partai Golkar. Sebagai kader terbaik yang siap ditempatkan dimana pun oleh partai, Insyaallah Bamsoet bersedia. Pengalaman, sepak terjang, dan ketajaman insting politik Bamsoet sangat diperlukan oleh MPR RI, yang pada periode 2019-2024 nanti akan memainkan banyak peran penting dalam menjaga Pancasila dan UUD 1945," ujar Wakil Ketua Koordinator Bidang Kepartaian Partai Golkar, Darul Siska, dalam keterangannya, Minggu (29/9).

Rachmat Gobel - NasDem

Ketua Umum NasDem Surya Paloh membocorkan nama-nama yang diusulkan sebagai wakil ketua DPR dan pimpinan MPR.

"Saya umumkan juga, unsur pimpinan DPR RI, Rachmat Gobel. InsyaAllah ini akan menjadi satu kesatuan dalam satu tim," kata Paloh saat acara pembekalan 59 anggota DPR RI terpilih, Minggu (29/9).

Rachmat Gobel di kumparan Onboarding Batch 2 Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Rachmat Gobel masuk ke Senayan dari Dapil Gorontalo, Sulawesi. Sebelum maju di Pileg 2019, Rachmat juga pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan.

Sedangkan untuk pimpinan MPR, Paloh menunjuk Lestari Moerdijat, yang lolos ke Senayan dari dapil Jateng II.

kumparan post embed

Lalu siapa calon dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)? Memang belum diumumkan secara resmi. Sempat muncul nama Sekjen PKB Daniel Johan dan Ketua Fraksi PKB di DPR Cucun Syamsurijal, namun hingga kini belum ada pengumuman resminya.

Akan tetapi, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga ngotot ingin posisi ketua MPR.