Meri Istri Jenderal Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Meriyati Roeslani berbaring di tempat tidurnya saat menerima kunjungan Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri di kediaman Meriyati di Depok, Jawa Barat, Senin (23/6/2025). Foto: Monang Sinaga/ ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Meriyati Roeslani berbaring di tempat tidurnya saat menerima kunjungan Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri di kediaman Meriyati di Depok, Jawa Barat, Senin (23/6/2025). Foto: Monang Sinaga/ ANTARA FOTO

Istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani atau Meri Hoegeng, meninggal dunia di RS Polri Kramatjati pada Selasa (3/2) pukul 13.24 WIB.

"Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhumah semasa hidupnya," demikian pernyataan keluarga yang didapat kumparan.

"Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya, mengampuni dosanya, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya," lanjutnya.

Kepala RS Polri Kramatjati, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono, menyatakan bahwa Meri meninggal dunia karena sakit.

"Telah meninggal dunia, Ibu Meriyati Hoegeng (100 tahun), pada hari Selasa, 3 Februari 2026, pukul 13.24 WIB dikarenakan sakit," ujarnya.

Alamat duka, menurut Prima, berada di rumah Meri di Pesona Khayangan Estate DG-DH 1 RT 003/028, Kecamatan Mekarjaya, Kota Depok.

Adapun pemakaman akan dilaksanakan di TPU Giri Tama, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. "Besok, hari Rabu (4/2), setelah dzuhur," ujarnya.

Saat acara syukuran HUT ke-100 Meri, pada 23 Juni 2026, Ketua DPR RI Puan Maharani hadir bersama ibunya yang merupakan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Hoegeng Iman Santoso dikenal sebagai polisi berintegritas, antikorupsi, dan hidup sederhana. Dia menjabat Kepala Polri pada tahun 1968 hingga 1971.

Hoegeng Imam Santoso. Foto: Dok. Sekertariat Kabinet