Meutia Hatta Cerita Alasan Sukarno Memilih Ayahnya sebagai Wapres Pertama
·waktu baca 2 menit

Banyak pihak yang bertanya mengapa Bung Hatta yang menjadi wakil presiden mendampingi Sukarno di awal-awal kemerdekaan Indonesia. Putri Bung Hatta, Meutia Hatta, mengungkapkan sejarah ayahnya menjadi wakil presiden pertama.
"Jadi kenapa orang bertanya kenapa memilih Bung Hatta, ya, itu semua karena beliau berdua punya satu persepsi terhadap negara ini seharusnya bagaimana. Tentu ada ketidaksetujuan, tapi kalah dari perjuangan bersama ini," kata Meutia dalam webinar 'Bung Hatta: Inspirasi Kemandirian Bangsa', Kamis (12/8).
Meutia bahkan menyebut persahabatan seperti ini mungkin tidak dimiliki oleh Presiden Soeharto.
"Sesudahnya, misal, Pak Harto. Beliau enggak punya sahabat seperti Bung Karno dan Bung Hatta yang sejalan untuk jadi wakil presiden. Jadi lain. Jadi itu saya mau menjawab kenapa Bung Hatta dipilih," tuturnya.
Meutia mengungkapkan perkenalan Bung Hatta dan Sukarno berawal ketika Bung Hatta masih menempuh studi di Belanda. Keduanya sering berkorespondensi lewat surat hingga akhirnya bertemu di Indonesia dan bersama-sama memperjuangkan kemerdekaan.
"Jadi waktu 16 Agustus itu seharusnya sudah Proklamasi. Janjinya sama para pendiri negara lain rapat terakhir tanggal 16 Agustus. Tapi karena diculik dan saya ingat adek mengatakan Bung Hatta mukanya asem sekali waktu dijemput. Jadi sebetulnya mereka diculik karena pemuda punya ide sendiri,"
Setelah pulang dari Rengasdengklok, Bung Hatta dan Sukarno ke rumah Laksamana Maeda untuk mendiskusikan naskah Proklamasi. Setelah naskah ditulis dan diketik, naskah tersebut hendak ditandatangani, tapi peserta yang hadir tidak mau menandatangani.
"Semua bingung enggak ada yang mau tanda tangan. [Dibilang] enggak usahlah. Lalu Sukarni bilang Bung Karno dan Bung Hatta saja [yang tanda tangan]. Jadi ini semua perjalanan kedua tokoh dari perjuangan sendiri-sendiri, ketemu di Jakarta, sampai kepada Proklamasi, dan kemudian dilantik jadi presiden dan wakil presiden," pungkasnya.
