Militer Myanmar Baru Izinkan Utusan ASEAN Masuk Jika Situasi Kondusif

kumparanNEWSverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah tentara berjaga di pos pemeriksaan militer Myanmar menuju komplek Kongres di Naypyitaw, Myanmar. Foto: STR/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah tentara berjaga di pos pemeriksaan militer Myanmar menuju komplek Kongres di Naypyitaw, Myanmar. Foto: STR/REUTERS

Junta Militer Myanmar menyatakan fokus mereka adalah mengembalikan stabilitas negara. Setelah itu, baru mereka izinkan utusan ASEAN masuk ke negaranya.

Kunjungan utusan ASEAN ke Myanmar adalah satu dari lima konsensus yang dihasilkan pada Pertemuan Pemimpin ASEAN (ALM) di Jakarta April lalu. ALM yang dihadiri pemimpin ASEAN serta otak kudeta Myanmar khusus digelar untuk membahas krisis Myanmar.

Dua pekan lebih usai ALM di Jakarta, jubir junta militer Myanmar Mayor Kaung Htet San buka suara kapan utusan ASEAN diizinkan masuk ke Myanmar,.

"Kami sangat menginginkan bekerja sama dengan utusan tersebut saat keamanan dan stabilitas tercapai," ucap Kaung seperti dikutip dari AFP.

Kondisi Myanmar setelah ALM Jakarta masih jauh dari kata kondusif. Unjuk rasa berujung rusuh yang menelan korban jiwa beberapa kali terjadi.

Myanmar jatuh dalam krisis usai militer mengudeta pemerintahan sipil pada Februari lalu. Kudeta berujung aksi kekerasan menyebabkan 700 lebih orang tewas dan ribuan orang ditahan militer.