Militer Ukraina Berhasil Lindungi Kota Mykolaiv dari Gempuran Rusia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana di Kherson, Ukraina, Sabtu (12/2/2022). Foto: Irakli Gedenidze/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Suasana di Kherson, Ukraina, Sabtu (12/2/2022). Foto: Irakli Gedenidze/Reuters

Landasan yang datar membuat Mykolaiv sulit dipertahankan. Tetapi, pasukan Ukraina berhasil melindungi kota itu dari pasukan Rusia sejauh ini.

Pasukan Ukraina memberikan perlawanan sengit terhadap tentara Rusia yang berderap menuju kota itu.

Wali Kota Mykolaiv, Oleksandr Senkevych, menyebut Kremlin tengah merayap menuju kota pada Kamis (3/2/2022). Pergerakan itu menyusul pengambil alihan kekuasaan atas Kherson yang berjarak hanya satu jam dari Mykolaiv.

Mykolaiv merupakan titik kunci untuk merebut kendali di pantai Laut hitam Ukraina. Sekitar 800 kendaraan militer lantas dikerahkan oleh Moskow. Kolom peluncur roket turut melaju ke Mykolaiv dari utara, timur, dan selatan.

Senkevych menambahkan, tidak ada penembakan yang menghantam kota. Tetapi, pasukan Kiev di sepanjang garis luar kota dihujani roket jarak jauh. Akibatnya, mereka harus mundur.

Suasana saat latihan taktis khusus yang diadakan oleh polisi Ukraina, Garda Nasional dan layanan keamanan di tempat latihan Kalanchak, Kherson, Ukraina, Sabtu (12/2/2022). Foto: Irakli Gedenidze/Reuters

Perebutan sengit itu memunculkan pula pasukan amfibi. Rusia berupaya menggasak lebih jauh ke arah barat menuju pelabuhan utama di Laut Hitam, Odessa.

Selain Mykolaiv, Kherson juga merupakan jalur utama perjalanan ke Odessa. Kherson disebut-sebut telah jatuh dalam cengkeraman Kremlin sejak Kamis (3/3/2022).

Pejabat AS mempercayai, pasukan Rusia sengaja menggunakan Kherson dalam strategi militer. Bila telah menguasai Kherson, pasukan dapat bergerak menuju Mykolaiv, kemudian Odessa.

“Apa yang mungkin ingin mereka lakukan adalah melanjutkan (ke Mykolaiv) sehingga mereka kemudian dapat memposisikan diri mereka di timur laut Odessa jika sebenarnya mereka ingin pindah ke Odessa, bukan hanya dari laut, tetapi dari darat,” tutur pejabat itu, seperti dikutip dari Reuters.