Minyak Goreng Mulai Penuhi Etalase Toko di Semarang, Warga Masih Cari yang Murah
·waktu baca 2 menit

Lonjakan harga minyak goreng sudah terasa di beberapa daerah termasuk Kota Semarang, Jawa Tengah. Di beberapa lokasi retail seperti minimarket dan toko kelontong, minyak goreng mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.
Seperti di salah satu supermarket Jalan Ngesrep Timur V, Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Minyak goreng yang terpajang berkisar di harga Rp 24 ribu untuk ukuran 500 ml. Sementara yang berukuran 945 ml dihargai Rp 104 ribu.
"Memang untuk kesediaan minyak goreng sekarang hanya ada di rak-rak terpajang saja, untuk harga dimulai dari kisaran Rp 24 ribu," ujar pegawai supermarket, Rizki, kepada kumparan, Kamis, (17/3).
Ia menjelaskan, saat ini minyak goreng hanya tersedia di rak yang terpajang dengan harga seperti yang tertera di etalase.
Kenaikan harga minyak tersebut imbas dicabutnya HET Rp 14 ribu menjadi Rp 21 ribu per liter. Sehingga harga minyak goreng kemasan 500 ml bisa mencapai Rp 23 ribu.
Warga pun mengaku keberatan dengan kenaikan ini. Salah satunya Ningsih, warga Kedungmundu, Kecamatan Tembalang.
"Ya, sangat keberatan tentunya. Apalagi, di sini (Semarang) sudah mulai susah dan naik harga-harga minyak di pasaran. Saya saja ini dari Kedungmundu rela menyempatkan ke sini demi melihat stok minyak [murah], ternyata ada beberapa yang masih kosong. Akhirnya mau tidak mau harus membeli stok yang tersedia,’’ ungkapnya.
Reporter: Fadelia Fauziah Rahma
