News
·
19 September 2020 7:50

Miras Oplosan di Balik Penemuan 5 Mayat ABK di Kapal Nelayan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Miras Oplosan di Balik Penemuan 5 Mayat ABK di Kapal Nelayan (48702)
Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry. Foto: Dok. Istimewa
Polres Kepulauan Seribu menemukan 5 mayat di dalam sebuah freezer kapal ikan KM Starindo Jaya Maju IV. Mayat itu ditemukan Kamis (17/9).
ADVERTISEMENT
Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Morry Ermond, mengatakan pada mulanya pihaknya sedang melakukan operasi yustisi. Namun dirinya tidak menyangka jika dalam operasi itu menemukan 5 mayat di dalam freezer.
"Kapal ternyata jumlah ABK-nya cukup banyak. Kemudian cek manifes dari sana diketahui nakhoda dan ABK mengakui bahwa ada lima ABK-nya yang meninggal dunia dan ditaruh dalam freezer. Dari situlah terungkap," kata Morry.
Miras Oplosan di Balik Penemuan 5 Mayat ABK di Kapal Nelayan (48703)
Anggota Polres Kepulauan Seribu evakuasi mayat yang ditemukan dalam freezer kapal ikan KM Starindo Jaya Maju IV. Foto: Dok. Istimewa
Tidak lama setelah itu Morry mengatakan 5 mayat itu langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk keperluan visum. Ia juga langsung meminta keterangan dari nakhoda kapal ikan KM Starindo Jaya Maju IV.
"Keterangan awal dari nakhoda meninggal karena meminum miras oplosan, tapi penyebab kematian akan dipastikan dari hasil autopsi jenazah," ucap Morry.
Miras Oplosan di Balik Penemuan 5 Mayat ABK di Kapal Nelayan (48704)
Proses evakuasi jenazah 5 mayat di kapal nelayan oleh Polres Kepulauan Seribu. Foto: Dok. Istimewa

Kapal Ikan KM Starindo Jaya Maju IV Sudah 2 Bulan Berlayar

Morry menuturkan, kapal KM Starindo Jaya Maju IV memang akan kembali ke darat usai berlayar cukup lama.
ADVERTISEMENT
"Mau kembali ke darat setelah kurang lebih 2 bulan berlayar," kata Morry.
Kapal itu sebetulnya dihentikan dalam rangka sosialisasi protokol kesehatan. Dari sana, polisi malah menemukan 5 mayat dalam freezer.
Miras Oplosan di Balik Penemuan 5 Mayat ABK di Kapal Nelayan (48705)
Proses evakuasi jenazah 5 mayat di kapal nelayan oleh Polres Kepulauan Seribu. Foto: Dok. Istimewa

Identitas 5 Mayat di Freezer Terungkap

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan, identitas kelima mayat yang ditemukan di KM Starindo Jaya Maju IV terungkap. Mereka adalah Muhammad Zulkarnain, Putra Enggal Pradana, Khairul Muttaqin, Miftahul Huda, Muhammad Son Haj.
Meski begitu, polisi masih terus menginterogasi beberapa saksi lain. Termasuk nakhoda Heryanto, dan 5 orang ABK lainnya, yakni Muhammad Dendi, Edi Sutrisno, Tugiyanto, Zakaria, dan Candra Budi.
Miras Oplosan di Balik Penemuan 5 Mayat ABK di Kapal Nelayan (48706)
Ilustrasi Minuman Keras Foto: Pixabay

5 Mayat di Freezer Merupakan ABK dan Sempat Minum Miras

Dari hasil pemeriksaan awal, lima orang yang ditemukan di dalam freezer itu adalah ABK. Diduga mereka meninggal usai menenggak miras oplosan.
ADVERTISEMENT
"Keterangan awal dari nakhoda, meninggal karena minuman miras oplosan. Tapi penyebab kematian akan di pastikan dari hasil autopsi jenazah," ucap Morry.
Mereka tewas usai menenggak miras oplosan dengan kandungan alkohol 70 persen. Karena masih berada di laut, nakhoda Starindo Jaya Maju VI berinisiatif memasukkan jenazah ke freezer agar beku.
"Nakhoda lalu mengamankan beberapa barang bukti miras oplosan. Dan berinisiatif untuk menempatkan para korban di freezer kapal," kata Morry.

Polisi Temukan Botol Miras

Dari di kapal dan keterangan nakhoda, para ABK ini memang sempat minum-minuman keras. Buktinya, ada beberapa benda yang diamankan, yakni 5 botol kosong alkohol 70 persen, antiseptik, 1 pak minuman berenergi kemasan sachet, dan 1 botol air mineral bekas berukuran 1,5 liter.
ADVERTISEMENT
Salah satu ABK yang meninggal, yakni Muhammad Sonhaji, sempat mengajak hampir seluruh ABK untuk minum-minuman tersebut pada 4 September. Ia pun meminum miras dengan ABK lainnya.
"Korban mencampur alkohol dan minuman tersebut dan dikonsumsi bersama dengan para saksi," kata Morry.
Namun setelah meminum itu para ABK mengalami sakit perut yang bercampur dengan sesak napas.
"Kelima korban merasakan sakit perut, badan panas, sesak dan tidak lama kemudian meninggal dunia," kata Morry Ermond.
***
Saksikan video menarik di bawah ini: