Misfalah Jadi Lokasi Paling Sering Jemaah Haji Tersesat, Ini Penyebabnya
ยทwaktu baca 3 menit

Jumlah jemaah haji yang tiba di Makkah terus bertambah. Ini juga berimbas pada semakin padatnya Masjidil Haram terutama di waktu-waktu salat fardu.
Kepadatan ini juga berimbas pada jemaah yang tersasar setelah pelaksanaan salat wajib. Kawasan yang kerap ditemui jemaah tersasar, yakni Misfalah.
Kepala Sektor 10 Makkah, M Ansori, mengatakan posisi terminal yang melayani jemaah yang tinggal di Misfalah paling mudah diakses dari Masjidil Haram. Lokasinya berada di belakang Zamzam Tower.
"Misfalah termasuk salah satu favorit nyasar, karena awalnya kita berada di Terminal Jiad, di belakang Zamzam Tower," kata Ansori, Minggu (11/6).
Setelah selesai salat fardu, biasanya sejumlah jalan dialihkan bahkan ditutup oleh askar atau petugas Masjidil Haram. Jemaah belum paham kondisi dan lokasi terminal akhirnya mengikuti jemaah lainnya menuju ke terminal Jiad yang aksesnya tidak pernah ditutup.
Di sisi lain, jemaah yang ingin ke Terminal Syib Amir dan Bab Ali dan sudah sampai di kawasan halaman utama Masjidil Haram harus jalan memutar. Akses jalan di sekitar WC 3 menuju ke 2 terminal lainnya ini kerap dialihkan atau ditutup askar.
"Akhirnya diarahkan ke Jiad, pasti ke Jiad. Jemaah paling banyak ke sektor 10," tambah dia.
Meski begitu, Ansori dan petugas lainnya di kawasan sektor 10 tetap melayani jemaah yang tersasar itu. Mereka biasanya akan dikumpulkan di kantor Sektor 10, didata berasal dari mana saja.
Setelah itu, bisa diantar menggunakan mobil operasional sektor. Masalah lainnya, mobil juga terbatas dan akan kesulitan bila jemaah yang tersasar jumlahnya banyak.
"Satu kendaraan sektor terbatas dan kecil, muat 6 orang, kalau 10 orang yang tersasar, terpaksa antre, membutuhkan waktu yang sangat lama, di sisi lain, jemaah enggak sabar, ada yang lelah, lapar," ucap dia.
Untuk itu, Ansori meminta jemaah lebih memahami lokasi tempat datang dan pulang dari MasjidiL Haram. Bila tersasar, lebih bersabar mengikuti instruksi petugas.
Berikut pembagian rute bus dan terminal sesuai dengan wilayah tempat tinggal mereka.
1. Jiad
Melayani jemaah haji tinggal di kawasan Misfalah. Kawasan itu dihuni oleh jemaah embarkasi Lombok dan sebagian embarkasi Solo
2. Bab Ali
Melayani jemaah yang tinggal di kawasan Mahbas Jin. Di sana dihuni oleh jemaah dari embarkasi Jakarta-Bekasi dan sebagian embarkasi Kertajati.
3. Syib Amir
Melayani jemaah yang tinggal di Jarwal, Raudhah, dan Syisyah.
- Jarwal meliputi: embarkasi Jakarta-Pondok Gede, Balikpapan, Aceh, Medan, Padang
- Raudhah meliputi: embarkasi Solo, sebagian Surabaya
- Syisyah meliputi: sebagian embarkasi Kertajati, sebagian embarkasi Surabaya, embarkasi Makassar, Batam, Banjarmasin, dan Palembang
Lalu, jemaah baiknya mengingat nomor hotel yang mereka tinggali. Nomor hotel diawali dengan angka sektor tempat mereka tinggal. Berikut pembangiannya:
Mahbas Jin: Sektor 1 dan 2
Syisyah: Sektor 2, 3, dan 5
Raudhah: Sektor 6 dan 7
Jarwal: Sektor 8 dan 9
Misfalah: Sektor 10 dan 11
