Misi Kemanusiaan Indonesia untuk Bantu Penanganan Gempa Tiba di Turki

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim yang membawa bantuan kemanusian Indonesia tiba di Turki. Foto: KBRI Ankara
zoom-in-whitePerbesar
Tim yang membawa bantuan kemanusian Indonesia tiba di Turki. Foto: KBRI Ankara

Gelombang pertama misi kemanusiaan Pemerintah Indonesia untuk penanganan pascagempa di Turki, tiba di Bandara Adana, pada Minggu (12/2). Ada dua penerbangan yang tiba pada hari Minggu kemarin.

Sebanyak 2 pesawat TNI AU tiba di Turki pada dua waktu yang berbeda. Pendaratan pertama pada pukul 10.05 waktu setempat dengan menggunakan pesawat boeing 737-400 membawa 47 personel Medium Urban SAR BASARNAS (MUSAR Inasar) dan perlengkapan ringan.

Sementara itu, pendaratan kedua pada pukul 17.00 waktu setempat dengan Hercules C-130. Pendaratan kedua ini membawa perlengkapan berat dan bantuan kemanusiaan dari Kementerian Pertahanan.

Pesawat yang membawa bantuan kemanusian Indonesia tiba di Turki. Foto: KBRI Ankara

“Setelah menurunkan penumpang dan muatan, pesawat pertama langsung terbang kembali ke Indonesia. Sementara pesawat kedua, setelah bongkar muat langsung terbang ke Ankara untuk istirahat dan pergantian crew," terang Atase Pertahanan KBRI Ankara, Kolonel Amir Ali Akbar, dalam keterangan pers KBRI Ankara.

Segera setelah pendaratan pesawat pertama, seluruh personel INASAR langsung menuju ke daerah operasi yang telah ditentukan Pihak Badan Penanggulangan Bencana Turki (AFAD) yaitu di Antakya, Provinsi Hatay.

Setiba di Antakya Tim INASAR langsung melakukan koordinasi dengan Kantor PBB untuk Kemanusiaan yang ada di Antakya.

Setelah gelombang pertama, gelombang kedua misi kemanusiaan Indonesia di Turki akan tiba pada 14 Februari 2023. Sedangkan gelombang tiga dijadwalkan mendarat pada 19 Februari 2023.

Gempa berkekuatan 7.8 magnitudo mengguncang Turki pada Senin (6/2) subuh. Getaran gempa terasa sampai negara tetangga Turki, Suriah.

Per Minggu (12/2) jumlah korban jiwa gempa bumi besar di Turki dan Suriah mencapai 33181. Di Turki sendiri sebanyak 29605 nyawa dilaporkan melayang.