Mitos Jembatan Cinta Pulau Tidung yang Bikin Hubungan Asmara Awet

Jembatan Cinta, menjadi salah satu ikon utama di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Jembatan inilah yang nantinya akan dijadikan lokasi re-match antara Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno melawan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Lama, jembatan tersebut ramai diperbincangkan. Konon, jembatan itu menyimpan mitos tersendiri sehingga populer di kalangan pelancong. Sesuai namanya, jembatan ini dianggap memberi nasib baik urusan asmara.
Dimulai dari sisi jembatan di Pulau Tidung Besar berupa lengkungan setinggi sekitar 6 meter. Konon, bagi kalian yang jomblo akan langsung mendapatkan jodoh setelah terjun bebas dari puncak jembatan.

Begitu terjun, tubuh akan langsung disambut segarnya air laut yang masih jernih. Katanya, selain memperlancar jodoh, dipercaya hal tersebut juga bisa membersihkan pikiran dan hati yang kotor.
Namun, bagi kalian yang sudah memiliki pasangan dan kebetulan datang bersama, silakan coba melintasi jembatan dari ujung ke ujung. Menurut mitos, pasangan yang berhasil melintasi jembatan sepanjang 1 km yang membentang dari Tidung Besar ke Tidung Kecil akan langgeng sampai akhir hayat.

Tapi, jika salah satu berjalan berlawanan arah, hubungan kalian justru akan rusak. Sebab, hal itu menandakan salah satu tidak bisa berkomitmen atau tidak bisa menjaga kepercayaan pasangan.
Percaya atau tidak, mitos tersebut memang cukup populer di kalangan pelancong, membuat jembatan berwarna merah muda ini selalu menjadi tujuan favorit.
Tertantang untuk berjalan di jembatan ini?
