Mobil Calya Berisi 10 Orang Tertabrak Kereta di Simalungun: 3 Tewas, 7 Luka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Teknisi memeriksa lokomotif saat perawatan kereta api di depo lokomotif Medan, Sumatera Utara, Kamis (21/3/2024). Foto: Yudi Manar/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Teknisi memeriksa lokomotif saat perawatan kereta api di depo lokomotif Medan, Sumatera Utara, Kamis (21/3/2024). Foto: Yudi Manar/Antara Foto

Tabrakan maut terjadi di Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (26/7). Insiden itu melibatkan mobil Toyota Calya nomor polisi BK 1721 RZ dengan Kereta Api Kisargo Express.

Kapolres Siantar AKBP Sah Undur Sitinjak mengatakan, imbas tabrakan itu 3 orang tewas dan 7 orang luka-luka. Seluruh korban adalah pengemudi dan penumpang mobil Calya.

"Mobil mengalami kerusakan pada kaca depan, kaca samping kiri, bumper depan, pintu sebelah kiri (depan dan belakang), ban sebelah kiri (depan dan belakang)," kata Undur kepada wartawan, Minggu (27/7).

Polisi menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah menerima laporan, polisi langsung menuju lokasi kejadian untuk memeriksa dan evakuasi korban.

"Setelah petugas tiba di TKP, petugas menemukan sebuah mobil minibus Toyota Calya BK 1721 RZ body mobil sebelah kiri rusak berat," ucap dia.

Berdasarkan keterangan saksi, mobil sempat terseret sejauh 50 meter. Namun belum diketahui bagaimana mobil itu bisa sampai menabrak kereta.

"Saat itu kereta api 2803 Kisaran Express sedang melintas dan menabrak sisi kiri mobil minibus Toyota Calya BK 1721 RZ dan mobil tersebut terseret 50 meter ke sebelah kanan," ucap dia.

Ilustrasi Mayat. Foto: Skyward Kick Productions/Shutterstock

Berikut identitas korban tewas dan luka

Tewas

  1. Siti Marlina meninggal dunia

  2. M Alzam 2 tahun meninggal dunia

  3. Zulkifli meninggal dunia

Luka-luka

  1. Yusni Marzuki Sinaga (sopir) luka berat ⁠

  2. M Farel Ansori 16 tahun luka-luka

  3. Atha Nugraha Sinaga 14 tahun luka-luka

  4. Adeeva Varisa Zahra Sianaga 10 tahun luka-luka

  5. Agus Joko Prayudi luka-luka

  6. Angki luka-luka

  7. Yasmin 2 tahun luka-luka