Mobil Penabrak Aiptu Asep Disetir Mahasiswa, Ditumpangi 2 TNI: Kapendam Jelaskan

Kasus tabrak lari yang menewaskan anggota Sat Samapta Polrestabes Bandung, Aiptu Asep Suhara, terus didalami polisi. Dalam perkembangan terbaru, terungkap terdapat dua prajurit TNI yang berada di dalam mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Kapendam III Siliwangi Kolonel Inf Mahmuddin mengatakan kedua prajurit tersebut masing-masing berinisial Prada A dan Prada V. Saat ini, keduanya masih diperiksa untuk mendalami keterlibatan mereka dalam peristiwa tersebut.
"Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepulangannya Aiptu Asep," kata Mahmuddin dalam konferensi pers pengungkapan kasus tabrak lari di Polrestabes Bandung, Selasa (11/8).
Mahmuddin membenarkan bahwa dua anggota TNI berada di dalam kendaraan yang terlibat dalam kasus tersebut. Kendaraan itu dikemudikan oleh seorang pria warga sipil berinisial A.
"Terkait dengan informasi yang beredar, bahwa benar, di dalam satu kendaraan tersebut ini yang mengendarai adalah saudara A, berinisial A," ujarnya.
"Kemudian di dalamnya itu tadi yang disampaikan sama Pak Kapolres, bahwa ada dua orang anggota kita yang berinisial adalah Prada A dan Prada V," katanya.
Namun, Mahmuddin menegaskan status kedua prajurit tersebut saat ini masih sebagai saksi. Mereka diperiksa untuk mengetahui secara rinci peristiwa yang terjadi hingga menyebabkan Aiptu Asep meninggal dunia.
"Saat ini, yang bersangkutan dua orang ini sementara dijadikan saksi dulu di sini, dilakukan pemeriksaan," ucap Mahmuddin.
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan kasus tabrak lari yang terjadi di Jalan Merdeka, Kota Bandung. Polisi masih berupaya mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk peran masing-masing orang yang berada di dalam kendaraan.
Selain pemeriksaan oleh penyidik, Mahmuddin menyebut pihak TNI juga akan melakukan pemeriksaan secara internal terhadap kedua prajurit tersebut.
"Nanti akan lebih lanjut lagi kita lakukan pemeriksaan secara internal. Masih dalam proses penyelidikan," tuturnya.
Sebelumnya, Aiptu Asep Suhara menjadi korban tabrak lari ketika mengendarai sepeda motor usai menjalankan tugas patroli malam. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/8) dini hari.
Aiptu Asep meninggal dunia di lokasi kejadian setelah ditabrak dari arah belakang oleh sebuah mobil. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat terlempar dan terseret kendaraan hingga puluhan meter.
Polisi kemudian mengamankan pengemudi mobil yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Pengemudi juga disebut mengakui dirinya yang berada di balik kemudi saat peristiwa terjadi.
Sementara itu, keberadaan dua prajurit TNI dalam mobil tersebut kini menjadi bagian dari pendalaman aparat. Mahmuddin menegaskan proses pemeriksaan masih berlangsung dan belum menyimpulkan keterlibatan keduanya dalam tindak pidana.
"Masih dalam proses penyelidikan," pungkasnya.
