Mobil Travel Terjun ke Sungai di Batanghari Jambi, 1 Penumpang Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil travel rute Padang-Jambi di kecelakaan di Desa Benteng Rendah, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi, Senin (27/7/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Mobil travel rute Padang-Jambi di kecelakaan di Desa Benteng Rendah, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi, Senin (27/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kecelakaan tunggal menimpa sebuah mobil travel rute Padang-Jambi di Desa Benteng Rendah, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Jambi, Senin (27/7) sekitar pukul 06.00 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, seorang penumpang perempuan bernama Evi (50) ditemukan meninggal dunia setelah sempat terjebak di dalam mobil yang tenggelam di Sungai Batanghari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil travel yang mengangkut seorang sopir dan dua penumpang itu diduga hilang kendali karena pengemudi mengalami kelelahan. Kendaraan kemudian terjun ke Sungai Batanghari.

Dua orang berhasil menyelamatkan diri, yakni Danil (48) dan Egi (47). Sementara Evi diduga terjebak di dalam kendaraan yang tenggelam.

Menerima laporan kejadian tersebut, Kantor SAR Jambi mengerahkan enam personel Search and Rescue Unit (SRU) untuk melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan.

Setelah melakukan penyelaman dan proses pengangkatan kendaraan dari dasar sungai, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB atau sekitar sembilan jam setelah kecelakaan.

"Korban atas nama Evi (50) ditemukan sekitar 10 meter dari titik awal jatuhnya kendaraan. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga," kata Kepala Kantor SAR Jambi, Adah.

Operasi pencarian melibatkan personel Kantor SAR Jambi, BPBD Batanghari, Damkar Mersam, Polsek Mersam, Koramil Mersam, serta masyarakat setempat. Tim gabungan menggunakan perahu karet, peralatan penyelamatan di air (water rescue), perlengkapan selam, dan peralatan medis untuk mendukung proses evakuasi.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan ditutup pada pukul 15.00 WIB. Seluruh personel yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.