Momen Heroik Paskibra di Sorong Gandeng Teman yang Nyaris Pingsan di Barisan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Paskibra Papua Barat Daya saat Upacara Bendera HUT ke-80 RI di Kodaeral XIV Sorong, Minggu (17/8/2025). Foto: Dispen Kodaeral XIV Sorong
zoom-in-whitePerbesar
Paskibra Papua Barat Daya saat Upacara Bendera HUT ke-80 RI di Kodaeral XIV Sorong, Minggu (17/8/2025). Foto: Dispen Kodaeral XIV Sorong

Kristo Gideon Dimara (17 tahun) siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YPK Bukid Zaitun Waisai, Raja Ampat, Papua Barat Daya, nyaris pingsan saat bertugas sebagai Paskibra di Upacara Bendera HUT ke-80 RI di Kodaeral XIV Sorong, Minggu (17/8/2025).

Kristo yang berada di tengah barisan itu langsung dipegangi oleh dua rekannya. Peristiwa itu terekam video dan viral di media sosial.

"Jadi awalnya saya biasa-biasa saja. Pada saat pengibaran saya mulai rasa pusing, tapi saya bertahan sampai Merah Putih sudah berkibar. Pada saat keluar, saya mulai tegang dan di situ saya sesak napas," kata Kristo kepada wartawan, Senin (18/8).

video from internal kumparan

Beruntung saat itu, dua rekan Kristo di sebelah kanan dan kirinya sigap membantu. Mereka menggandeng Kristo hingga tugas tuntas.

"Untung teman di sebelah kiri dan kanan saya bisa membantu saya dan saya bisa bertahan sampai keluar lapangan," ucapnya.

Kristo mengaku ada rasa bangga saat dirinya dan teman-temannya berhasil menjalankan tugas mengibarkan Bendera Merah Putih.

"Saya berasa bangga, meskipun saya sudah lemas dan tidak kuat di dalam barisan namun tetap bertahan. Tapi ada teman saya yang masih berusaha untuk menahan saya," ujarnya.

video from internal kumparan

Dia merasa salut kepada kedua temannya, meskipun mereka kesusahan dalam berbaris. Namun mereka masih berusaha untuk menggandeng tangannya untuk sampai ke garis akhir bersama-sama.

"Cita-cita saya jadi Brimob untuk adik-adik yang mau masuk Paskibra, harus ikuti aturan yang disampaikan oleh pelatih atau pembina," ujarnya.