Momen Imlek dan Perenungan di Vihara Hok Tek Tjeng Sin, Kebayoran Lama

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Vihara Hok Tek Tjeng Sin di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto: Raga Imam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Vihara Hok Tek Tjeng Sin di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto: Raga Imam/kumparan

Terik matahari tak menyurutkan semangat beberapa pengurus yayasan Vihara Hok Tek Tjeng Sin untuk berbenah. Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, mereka sibuk membersihkan vihara. Inci demi inci pilar-pilar dan bangunan berukirkan naga dibersihkan dari debu-debu yang menempel. Patung-patung dan ornamen tak luput dari perhatian. Di akhir, nyala lilin melengkapi keelokan vihara yang terletak di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ini. Warna merah mendominasi Hok Tek Tjeng Sin. Bau dupa begitu menyengat saat kumparan menyambangi. Lilin besar sudah sedari pagi disediakan sebagai salah satu instrumen peribadatan.

Vihara Hok Tek Tjeng Sin di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto: Raga Imam/kumparan

Jika menilik namanya, 'Hok Tek' diartikan sebagai malaikat yang berdiam di bulan. Sementara 'Tjeng Sin' adalah malaikat (Tzu Yuan, dikutip dari Peradaban Tionghoa Selayang Pandang: Nio Joe Lan). Hok Tjen Sin begitu terkenal akan kegaiban-kegaiban yang dilakukan malaikat-malaikat. Adapun dalam Hokkien, Hok Tjen Sin menyerupai dewa bumi atas kemakmuran dan jasa.

Salah satu pengurus Hok Tek Tjeng Sin, Rusdianto, mengungkapkan, jemaat biasanya baru akan datang menjelang malam. Seraya menunggu kedatangan mereka, pengurus akan bersuka hati membersihkan patung-patung dewa. Mereka meyakini, membersihkan patung bermakna membersihkan nasib dan menjauhkan diri dari segala bentuk karma.

Vihara Hok Tek Tjeng Sin di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto: Raga Imam/kumparan

Di vihara ini, tak begitu banyak jenis perayaan yang digelar jelang Imlek. Dari penuturan Rusdianto, Hok Tek Tjeng Sin memang untuk melengkapi momen perenungan atas perbuatan selama satu tahun terakhir.

"Bisa saja, kalau di sini, cuma fokus untuk khusus ibadah. Nanti malam biasa ramai pada datang untuk berdoa," ujar Rusdianto saat ditemui, Senin (4/2).

Vihara Hok Tek Tjeng Sin di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Foto: Raga Imam/kumparan

Pertunjukan barongsai tetap akan digelar di vihara yang sudah berdiri sejak 1930 ini. "Iya, tetap ada, nanti malam pukul 22.00 WIB. Kalau besok kita akan sembahyang akhir tahun dan sembahyang awal tahun," tuturnya.

Pria paruh baya itu meyakini momen Imlek tahun ini berjalan aman dan damai. Sehingga, ia merasa tak perlu ada pengamanan khusus dari kepolisian. "Tadi ada dari Polda bilang mau dijaga. Saya bilang enggak usah, biasanya juga aman-aman saja," tutupnya.