Momen Massa Reuni 212 Salat Gaib untuk Korban Bencana di Sumatera

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Massa Reuni Akbar 212 menunaikan salat gaib untuk korban bencana Sumatera di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Massa Reuni Akbar 212 menunaikan salat gaib untuk korban bencana Sumatera di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Massa Reuni Akbar 212 menunaikan salat gaib untuk warga yang meninggal dunia dalam bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, pada Selasa (2/12) di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Terlihat massa menunaikan salat dipimpin imam yang ada di atas panggung. Rencananya, kegiatan itu akan dihadiri oleh Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Habib Rizieq Syihab.

"Kita sama-sama salat gaib untuk saudara-saudara kita korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," kata imam tersebut.

Salat pun dilakukan di tengah gelapnya malam Jakarta. Suasana tampak begitu khusyuk.

Massa Reuni Akbar 212 menunaikan salat gaib untuk korban bencana Sumatera di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Reuni 212 hingga saat ini masih berlangsung.

Dalam reuni ini, sebanyak 2.511 personel gabungan dari polisi hingga TNI dikerahkan untuk mengamankan kawasan Monas.

Adapun terkait dengan rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional mulai pukul 17.00 WIB. Meski demikian, masyarakat diimbau agar menghindari sejumlah ruas jalan di kawasan Monas.

Selain menggelar salat gaib, Reuni 212 juga menggalang dana untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Selain itu juga untuk warga Palestina dan Sudan yang mengalami krisis kemanusiaan.

"Semoga Allah catat itu semua sebagai andil jihad kita dalam rangka membantu, walaupun apalah yang bisa kita kerjakan di era susah seperti ini tapi kita tidak diam, kita tetap bisa berbuat walaupun dengan sebatas doa ataupun juga dengan sebatas infak yang kita keluarkan dengan niat ikhlas," kata Ketua SC Reuni 212, Ahmad Sobri Lubis, Selasa (2/12).

Bicarakan Palestina hingga Penegakan Hukum

Kondisi di Palestina dan Sudan menjadi perhatian dalam Reuni 212 tahun ini. Ahmad Sobri Lubis bilang ia meminta pemerintah lebih tegas terkait tindakan Israel ke Palestina.

"Kita bersyukur bahwasanya pemerintah sudah secara aktif bahkan turun langsung di forum internasional untuk bersuara tentang kemerdekaan Palestina, itu sudah satu kita apresiasi yang luar biasa. Tapi kita minta saat sekarang ini, bagaimana kejahatan yang dilakukan oleh Israel: Netanyahu, Smotrich, Ben Gvir, penjahat-penjahat yang sudah dinyatakan sebagai penjahat perang," tuturnya.

Begitu juga dengan kondisi di Sudan, Ahmad Sobri Lubis, menilai masyarakat di sana butuh perhatian dari Indonesia. Sebab mereka tengah menghadapi krisis kemanusiaan.

Sementara terkait kondisi di dalam negeri, Sobri Lubis memastikan pihaknya mendukung Presiden Prabowo dalam penegakan hukum.

"Ada beberapa hal yang sangat-sangat menjadi sorotan kami, yaitu tentang rencana daripada Presiden Prabowo untuk memberantas mafia-mafia, koruptor-koruptor. Kami nyatakan kami mendukung sepenuhnya untuk segera pemberantasan korupsi dan segera penegakan supremasi hukum dikembalikan kepada porsinya lagi," pungkasnya.