Momen Prabowo Hentikan Diskusi dengan Guru Saat Ada Azan: Kita Tunggu Sebentar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri peluncuran program digitalisasi pembelajaran, salah satunya interactive flat panel (IFP) atau papan interaktif digital di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri peluncuran program digitalisasi pembelajaran, salah satunya interactive flat panel (IFP) atau papan interaktif digital di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menghentikan sejenak dialognya dengan para guru ketika suara azan terdengar di tengah acara peluncuran Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 4 Kota Bekasi, Senin (17/11).

"Kita tunggu sebentar ada azan," ujar Prabowo meminta seluruh peserta menghormati waktu ibadah sebelum melanjutkan agenda.

Acara dimulai dengan sambutan Prabowo yang menyapa para guru dan siswa dari 1.337 sekolah di 38 provinsi melalui sambungan zoom.

Ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program digitalisasi pembelajaran yang kini telah menjangkau sebagian besar sekolah.

"Hari ini kita meresmikan program di pembelajaran digitalisasi di mana cukup besar prestasi yang kita capai, sudah 75% dari semua sekolah di seluruh Indonesia sudah menerima panel interaktif," katanya.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam peluncuran program digitalisasi pembelajaran, salah satunya interactive flat panel (IFP) atau papan interaktif digital di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Prabowo kemudian berdialog dengan perwakilan dari SDN 50 Banda Aceh. Guru dari sekolah tersebut menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan papan interaktif digital.

"Anak-anak sangat antusias untuk belajar hal-hal baru dan juga mereka ingin lagi dan lagi belajar," ujar guru tersebut.

Mendengar laporan itu, Prabowo mengaku gembira karena manfaat teknologi sudah dirasakan di berbagai daerah. Ia menegaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah penting untuk pemerataan pendidikan.

"Saya sangat gembira bahwa sudah dirasakan ada manfaatnya, manfaatnya besar ini yang kita perlu, kita harus benar-benar memberi pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita di seluruh Indonesia, tidak terkecuali," ucap Prabowo.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam peluncuran program digitalisasi pembelajaran, salah satunya interactive flat panel (IFP) atau papan interaktif digital di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Prabowo menegaskan tekad pemerintah untuk memperbaiki seluruh sekolah di Tanah Air, baik dari sisi mutu maupun sarana pendukungnya.

"Saya bertekad bahwa pemerintah yang saya Pimpin akan memperbaiki semua sekolah yang ada di Indonesia, dan kita akan memperbaiki mutunya, kualitasnya, sarananya," tandas dia.