Momen Prabowo Lepaskan Pin Kemhan Saat Diundang sebagai Capres oleh PWI

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto melepas pin Kementerian Pertahanan saat menghadiri Dialog Pers dan Capres oleh PWI di Gedung Dewan Pers, Kamis (4/1/2024). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto melepas pin Kementerian Pertahanan saat menghadiri Dialog Pers dan Capres oleh PWI di Gedung Dewan Pers, Kamis (4/1/2024). Foto: Dok. Istimewa

Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto melepaskan pin Kementerian Pertahanan yang terpasang di saku kiri kemeja putihnya ketika menghadiri acara Dialog Pers dan Capres oleh PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) di Gedung Dewan Pers, Kamis (4/1/2024).

Prabowo hadir memenuhi undangan PWI pada pukul 13:00 WIB tiba di Gedung Dewan Pers disambut oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun dan jajaran.

“Terima kasih telah hadir, silakan Pak,” sambut Ketua Dewan PWI Pusat mempersilakan Prabowo untuk membuka Dialog

Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menghadiri Dialog Pers dan Capres oleh PWI di Gedung Dewan Pers, Kamis (4/1/2024). Foto: Dok. Istimewa

Seketika, Prabowo bertanya mengenai status undangannya, apakah sebagai Menteri Pertahanan atau calon presiden.

“Saya diundangnya sebagai capres ya?” ujar Prabowo. Ia kemudian dengan sigap melepas pin Kementerian Pertahanan yang dikenakannya.

Prabowo selanjutnya mengucapkan terima kasih atas undangan PWI.

Dalam kesempatan itu, Prabowo membedah seputar visi misi Prabowo-Gibran sekaligus menjawab sejumlah pertanyaan dari para pimpinan redaksi media soal komitmen terhadap kebebasan pers, program makan siang dan susu gratis, kesetaraan gender, serta keberlanjutan pembangunan IKN.

“Terima kasih atas undangan ini dan saya sudah menyiapkan buku untuk saudara-saudara, ada 3 judul ya, ada tiga judul, yang satu buku saya tentang kepemimpinan militer ada dua jilid dari itu bisa dipahami latar belakang saya, nilai-nilai yang saya anut, falsafah yang saya anut, falsafah hidup, falsafah pengabdian, dan icon-icon ataupun idola-idola dalam kehidupan saya,” ujar Prabowo.

(RB)