Momen Sujud Terakhir Imam Masjid saat Salat Subuh di Depok

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang imam meninggal dunia saat memimpin salat Subuh di Masjid Jami Baitur Rahman, Rangkapan Jaya Jl. Caringin, Depok pada Senin pagi (20/4/2026). Foto: Dok. CCTV Masjid Jami Baitur Rahman
zoom-in-whitePerbesar
Seorang imam meninggal dunia saat memimpin salat Subuh di Masjid Jami Baitur Rahman, Rangkapan Jaya Jl. Caringin, Depok pada Senin pagi (20/4/2026). Foto: Dok. CCTV Masjid Jami Baitur Rahman

Adnan (63), seorang imam di Masjid Baiturrahman, Rangkapan Jaya, Depok, meninggal dunia saat memimpin Salat Subuh pada Senin (20/4). Peristiwa ini terjadi di rakaat kedua.

Situasi yang awalnya khusyuk mendadak berubah jadi kepanikan setelah Adnan tiba-tiba terjatuh menjelang sujud kedua.

Seorang imam meninggal dunia saat memimpin salat Subuh di Masjid Jami Baitur Rahman, Rangkapan Jaya Jl. Caringin, Depok pada Senin pagi (20/4/2026). Foto: Dok. CCTV Masjid Jami Baitur Rahman

"Salat itu seperti biasa, setelah pembacaan doa qunut. Saat bangun dari sujud pertama dan hendak sujud kedua, kondisi badan beliau sudah miring," ujar Ketua DKM Masjid Baitur Rahman, Herman, menjelaskan kondisi korban saat kejadian, Selasa (21/4).

Setelah itu, posisi imam langsung digantikan oleh makmum yang ada di belakangnya.

"Dari situ, posisi imam langsung diambil alih oleh Pak Haji Heri untuk menyelesaikan salat hingga salam, baru kemudian beliau ditolong," tambahnya.

Seorang imam meninggal dunia saat memimpin salat Subuh di Masjid Jami Baitur Rahman, Rangkapan Jaya Jl. Caringin, Depok pada Senin pagi (20/4/2026). Foto: Dok. CCTV Masjid Jami Baitur Rahman

Para jemaah dengan sigap memberikan pertolongan dan segera membawa almarhum ke klinik terdekat.

"Langsung ada pertolongan, memanggil dokter dari klinik terdekat agar segera mendapatkan penanganan. Ada dokter dan dua tenaga perawat," jelasnya.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, almarhum dinyatakan telah meninggal dunia. Para jemaah mengenal beliau sebagai sosok teladan yang aktif dalam kegiatan ibadah. Ia pribadi mengaku kehilangan.

"Merasa kehilangan jemaah saya dan plus imam saya, begitu cepat dipanggil, walaupun kita tidak bisa nahan ya. Beliau adalah sosok yang pendiam dan menjadi tauladan dalam mesjid. Dia selalu di depan salatnya," ungkap Herman mengenang sosok Adnan.