Money Changer di Aceh Kehabisan Baht Setelah Diserbu Penggemar MotoGP

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seseorang sedang menunjukkan mata uang Bath. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Seseorang sedang menunjukkan mata uang Bath. (Foto: Zuhri Noviandi/kumparan)

Tempat penukaran valuta asing atau money changer di Aceh belakangan ini kekurangan mata uang Thailand, baht. Mata uang itu sulit dicari di Aceh karena telah ditukar dalam jumlah banyak oleh penggemar MotoGP yang ingin menonton langsung balapan di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand, pada Minggu (7/10).

Akibat tingginya permintaan baht di Aceh, Suryadi yang ingin menonton langsung balapan MotoGP di Thailand sampai kewalahan mencari mata uang Negeri Gajah Putih itu. Meski sudah memesan baht dari salah satu money changer di Banda Aceh selama tiga bulan, dia belum memegang baht dalam jumlah yang diinginkan.

“Saya sudah tunggu dari tiga bulan lalu, baru hari ini bisa tukar uangnya. Keliling ke semua money changer di kota Banda Aceh. Saya hanya dapat 1.024 baht atau Rp 601.000,” kata Suryadi, pada kumparan, Kamis (4/10).

Ilustrasi money changer (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi money changer (Foto: Thinkstock)

Sulitnya mencari baht di Aceh diakui Pelangi, petugas Money Changer di Banda Aceh. Tingginya permintaan atas mata uang itu disebutnya meningkat satu bulan terakhir.

“Sejak satu bulan lalu orang Aceh sudah tukar uang, alasannya ingin nonton MotoGP,” sebutnya.

“Pertukaran uang baht ke rupiah juga mengalami kenaikan. Awalnya, 1 baht sama dengan Rp 465. Namun saat ini naik sekitar Rp 20 menjadi Rp 485 per 1 baht,” tambah Pelangi.

Dovizioso dan Marquez berduel saat balapan di GP Austria. (Foto:  REUTERS/Lisi Niesner)
zoom-in-whitePerbesar
Dovizioso dan Marquez berduel saat balapan di GP Austria. (Foto: REUTERS/Lisi Niesner)

Minat warga Aceh terhadap MotoGP memang tinggi. Hal itu tampak dengan selalu ramainya warung kopi di Aceh yang memutar siaran MotoGP.

Selama ini, sebagian pecinta MotoGP di Aceh hanya bisa menyaksikan langsung di Circuit Sepang, Malaysia. Namun kali ini, Thailand juga menjadi tuan rumah balapan MotoGP di Asia Tenggara.