Motif Dokter PPDS RSHS Perkosa Anak Perempuan Pasien: Kelainan Seksual

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

P dokter PPDS di RSHS tersangka pemerkosaan anak pasien. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
P dokter PPDS di RSHS tersangka pemerkosaan anak pasien. Foto: Dok. Istimewa

Dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (PPDS Anestesi Unpad), berinisial P (31 tahun), diduga membius dan memperkosa anak perempuan pasien.

Peristiwa itu terjadi di lantai 7 Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Maret 2025. Pelaku ditangkap pada 28 Maret 2025.

Apa motif pelaku? Ini jawaban Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Surawan saat ditanya soal apa motif pelaku:

"Memang kecenderungan pelaku mengalami kelainan seksual. Hasil pemeriksaan dari pelaku, kami akan perkuat dengan forensik. Menguatkan kecenderungan dari kelainan seksual," kata Surawan dalam konpers di Polda Jabar, Rabu (9/4).

Pelaku telah berkeluarga, ia memiliki istri.

"Yang bersangkutan telah berkeluarga, itu sesuai dengan KTP," kata Dirut RSHS Rachim Dinata Marsidi, yang turut ada di konpers.

Kondom Bersperma

Polisi telah menahan pelaku, dan pelaku dihadirkan dalam konpers tersebut.

Polisi menyita sejumlah barang bukti seperti obat bius dan kondom bersperma.

"Ya (ada penyitaan obat bius dan kondom bersperma)," kata Surawan, saat dihubungi sebelumnya.

Kata Unpad

Unpad menyatakan bahwa pelaku telah diberhentikan sebagai peserta PPDS.

"Karena terduga merupakan PPDS yang dititipkan di RSHS dan bukan karyawan RSHS, maka penindakan tegas sudah dilakukan oleh Unpad dengan memberhentikan yang bersangkutan dari program PPDS," kata Unpad melalui siaran persnya yang diterima kumparan Rabu (9/4).