Motif Lain Siswa MTs di Semarang Setrika Dada Junior, Saling Ejek Nama Ortu

20 Mei 2024 15:55 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kepolisian telah mengamankan F (15) senior yang menyetrika dada adik kelasnya di Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. F telah ditetapkan sebagai anak bermasalah dengan hukum, dalam kasus ini.
ADVERTISEMENT
"Sudah diamankan pelaku anaknya," ujar Kasat Reskrim Polres Semarang AKP M Aditya Perdana, Senin (20/5).
Aditya mengatakan, penganiayaan yang dilakukan F terhadap adik kelasnya juga dipicu karena saling ejek memanggil nama orang tua.
"Awal mula ini kenapa pelaku anak ini melakukan hal tersebut, karena di awal awal ada saling ejek lah saling menyebut nama orang tua," jelas dia.
Dalam kasus ini, polisi memberikan penanganan khusus terhadap pelaku dan juga korban. Sebab mereka masih berstatus anak di bawah umur.
"Iya penanganan khusus karena kita menggunakan UU peradilan anak, kami bekerja sama dengan Bapas Semarang dan dinas sosial untuk melakukan pendampingan dari korban, saksi dan pelaku anak," kata Aditya.
Untuk diketahui, seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang menjadi korban penganiayaan kakak kelasnya. Dada korban yang masih berusia 14 tahun disetrika oleh terduga pelaku yang masih berumur 15 tahun.
ADVERTISEMENT
Peristiwa ini terjadi Senin 13 Mei 2023 malam di kamar asrama. Awalnya pelaku sakit hati lantaran korban menolak diajak bersama usai salat.