Motif Pembunuhan Balita di Medan: Kesal Korban Buang Air Kecil-Besar di Celana
ยทwaktu baca 2 menit

Kasus pembunuhan terhadap seorang berusia 3,5 tahun berinisial AYP di Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, terungkap. Pelakunya adalah ZI (38 tahun) yang merupakan pacar dari ibu korban.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif mengatakan motif pembunuhan ini lantaran pelaku kesal korban buang air kecil dan besar di dalam celana.
"Pelaku kesal terhadap korban karena korban buang air kecil dan buang air besar di celana," kata Gidion, Sabtu (29/3).
Gidion mengatakan pelaku berkali-kali melakukan tindak kekerasan terhadap korban.
"Dia melakukan berkali-kali dan dilakukannya dengan mengikat Tadinya gak ngaku, setelah kita konfirmasi dengan scientific dia menggunakan handuk membawa anak sambil digantung menggunakan handuk dari kamar mandi sampai kaki tergantung, itu yang membuat tulang lehernya patah," ungkap Gidion.
Alami Sejumlah Luka
Gidion mengatakan korban mengalami sejumlah luka. Hal tersebut didapat dari hasil ekshumasi.
Berikut rinciannya:
Luka pada dahi kiri
Luka pada kelopak mata
Luka pada bibir
Luka pada lengan
Memar jempol kanan dan kiri
Memar pada lecet punggung kiri kanan
Memar punggung kiri
Empedu pecah
"Anus dalam proses pembusukan, kemerahan pada tenggorokan bisa disebabkan kekerasan karena ditemukan resapan darah, lambung berwarna putih isinya ada kemerahan di otot," sambungnya.
"Kesimpulannya ada kekerasan yang menyebabkan kematian pada korban. Sehingga atas itu kami mengamankan seorang tersangka atas nama ZI (38) yang juga tempat di mana korban dititipkan karena sering main," kata dia.
ZI sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
"Terhadap tersangka kena pasal 80 ayat 3 jo 76 UU 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Hukuman 15 tahun penjara. Mudah-mudahan ada pemberatan," kata Gidion.
