Motif Sekuriti Hotel di Jakbar Pukuli Dokter: Suka dan Ingin Memperkosa

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers kasus pemukulan sekuriti hotel terhadap seorang dokter di Hotel, Jakarta Barat. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers kasus pemukulan sekuriti hotel terhadap seorang dokter di Hotel, Jakarta Barat. Foto: Dok. Istimewa

Seorang dokter dipukul dan hendak diperkosa sekuriti di salah satu hotel di kawasan Jakarta Barat bernama Abdul Jabar pada Minggu (20/12).

Dari hasil pemeriksaan sementara, Abdul mengaku tertarik dengan korban sehingga ada niat ingin memperkosanya. Niat jahat ini juga didasari situasi hotel yang sepi kala itu.

"Pelaku ini suka dengan korban," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie Latuheru saat jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (24/12).

Polisi menunjukkan tersangka sekuriti hotel yang memukul seorang dokter di Hotel, Jakarta Barat. Foto: Dok. Istimewa

Saat itu, memang sedang ada sertifikasi dokter jantung di hotel itu. Audie mengatakan, korban yang menanyakan lokasi tempat sertifikasi kemudian diantar ke lantai 6 hotel oleh pelaku. Padahal, lantai itu kosong tak ada kegiatan yang dimaksud oleh korban.

"Kemudian diarahkan oleh pelaku ke lantai 6. Padahal diketahui lantai 6 itu lantai kosong jadi memang sudah ada niat melakukan perbuatan jahat," ujarnya.

Korban yang saat itu melawan saat hendak diperkosa dipukul tersangka dengan menggunakan kunci inggris. Korban pun mendapat luka parah dibagian kepala.

Konferensi pers kasus pemukulan sekuriti hotel terhadap seorang dokter di Hotel, Jakarta Barat. Foto: Dok. Istimewa

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan percobaan pemerkosaan.

"Ancaman hukuman 12 tahun penjara," terangnya.

Korban diketahui adalah dokter yang sedang mengikuti kegiatan sertifikasi dokter jantung yang diselenggarakan sejak 18 Desember 2020 di hotel tersebut.

Korban saat masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit karena mendapat luka cukup serius di bagian kepala. Menurutnya, dari informasi yang diperoleh korban mendapat pukulan dari benda tumpul dan sempat menjalani operasi.