MRP Minta Calon Kepala Daerah di Pilkada 2024 Harus Orang Asli Papua

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Majelis Rakyat Papua (MRP) usai diterima oleh Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan. Foto: Nadia Riso/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Majelis Rakyat Papua (MRP) usai diterima oleh Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan. Foto: Nadia Riso/kumparan

Majelis Rakyat Papua (MRP) meminta kepada Presiden Jokowi agar calon kepala daerah yang berkontestasi di Pilkada 2024 nanti adalah Orang Asli Papua (OAP). Hal itu disampaikan Koordinator MRP se-Papua, Agustinus Anggaibak.

"Kami sampaikan juga tadi bahwa kami minta supaya besok juga pemilihan serentak ini bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota kami minta untuk orang asli di Papua," kata Agustinus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/6).

Agustinus beralasan, pemerintah pusat sudah memberikan otonomi khusus kepada Papua. Salah satunya dengan penyaluran dana otsus yang kini disalurkan langsung melalui kabupaten/kota, tidak lagi melalui provinsi.

"Sehingga kami minta Bapak Presiden, Bapak Menteri agar bupati, wakil bupati, gubernur, wakil gubernur adalah orang asli di Papua. Dan harapan kami semua hal ini bisa dapat dipertimbangkan dan bisa memberikan pendapat dari Bapak Presiden dan juga jajarannya," jelasnya.

Penyelenggaraan pilkada tentunya tidak lepas dari aspek keamanan. Agustinus menegaskan Papua aman jelang Pilkada 2024.

"Yang kalau dari sisi keamanan yang bisa [menyampaikan] aman atau tidak itu adalah kewenangan keamanan. Kewenangan keamanan artinya aparat keamanan yang bisa menjelaskan bahwa aman atau tidak. Kalau kita, kita menyampaikan sebagai lembaga kultur kami merasa bahwa Papua itu aman, tidak ada masalah," ujarnya.

Jokowi, kata Agustinus, meminta agar keamanan Papua dapat dijaga oleh semua pihak.

"Ya, kami sama-sama menjaga keamanan dan kita juga menjaga keutuhan bangsa ini," pungkasnya.