Mudahnya Membeli Atribut TNI-Polri di Pasar Senen

Penangkapan terhadap polisi gadungan, Joseph Anugerah, di JLNT Casablanca menguak beberapa fakta baru. Rupanya, warga sipil bisa dengan mudah membeli seragam lengkap di toko tanpa harus menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepolisian.
kumparan menelusuri ke sekitar Pasar Senen, Jakarta Pusat, yang sempat disebut Joseph menjadi tempat dirinya membeli seragam kepolisian. Di kawasan Pasar Senen, tepatnya di Jalan Bunder, berjajar toko yang menjual seragam dan berbagi atribut kepolisian dan institusi negara lainnya.

Seluruh atribut ini bisa dibeli dengan mudah. Syarat memiliki KTA kepolisian atau anggota insitusi sebelum membeli juga tak pernah berlaku di toko ini.
“Enggak usah pakai KTA (Kartu Tanda Anggota) atau Lapor Polisi sepertinya mas,” ujar salah seorang pegawai toko Kumala Sakti yang enggan disebutkan namanya, Selasa (17/7).
Pria itu menjelaskan, di toko ini semua atribut kepolisian dijual. Mulai dari tanda pangkat bintara, brigadir dua hingga perwira menengah, komisaris besar polisi. Satu paket lengkap Atribut Polisi, mulai dari Pet hingga celana dijual harga Rp 420.000.
Rinciannya, satu set seragam seharga Rp 190.000,00, satu topi pet Polisi seharga Rp 55.000,00, ikat pinggang seharga Rp 35.000,00 hingga tanda pangkat Inspektur Dua yang dibanderol Rp 140.000,00.
Tak hanya atribut kepolisian, toko tersebut juga menjual atribut seragam dinas instansi lain, seperti TNI, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan. kumparan juga sempat bertemu dengan 2 anggota dinas perhubungan yang membeli sebuah ikat pinggang berwarna putih.

Rupanya tidak semua toko di Jalan Kramat Bunder melanggar ketentuan itu. Toko lainnya, menunjukkan ketentuan untuk membeli atribut kepolisian dan atribut instansi lainnya.
"Harus diminta KTA nya, ditunjukkan ke kita untuk pembelian pangkat. Ketentuan dari Kogartap (Komando Garnisun Tetap) memang begitu,” ucap Rudi, pemilik toko CV Brawijaya di lokasi.
