Mudik Gratis DKI Dimulai 17 Maret, 30.774 Pemudik Berangkat dari Monas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah peserta program mudik gratis Pemprov DKI Jakarta menunggu keberangkatan bus di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis (4/4/2024). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah peserta program mudik gratis Pemprov DKI Jakarta menunggu keberangkatan bus di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Kamis (4/4/2024). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Pemprov DKI Jakarta kembali menggelar program mudik gratis bagi warga menjelang Idulfitri tahun ini. Program tersebut dijadwalkan mulai pada 17 Maret 2026 dengan titik keberangkatan dari Monas.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, jumlah peserta mudik gratis tahun ini meningkat dibanding rencana awal.

“Itu kemudian hal yang berkaitan dengan Mudik. Dinas Perhubungan telah mempersiapkan mudik akan yang difasilitasi oleh Pemerintah DKI Jakarta akan dimulai diadakan pada tanggal 17 Maret di Monas. Jumlah mudiknya mengalami kenaikan yang awalnya hanya kita perkirakan 26 ribu, tetapi karena antusiasme yang tinggi sekarang yang sudah terverifikasi dan kita sepakati kita setujui jumlahnya menjadi 30.774 pemudik,” jelas Pram.

Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah peserta, Pemprov DKI juga menambah armada bus yang digunakan untuk mengangkut pemudik.

Gubenur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal Mudik ke Jakarta, program mudik gratis, dan logo 5 abad DKI Jakarta di Balai kota, Jakarta Pusat, Selasa (10/3). Foto: Rayyan/Kumparan

“Ada penambahan bus, sekarang menjadi 709 bus dari 670 yang sebelumnya. Jadi sekarang 709 bus yang dipersiapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Itulah yang tadi diputuskan dalam rapat, kalau ada pertanyaan kami persilakan,” jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menambahkan seluruh peserta yang akan berangkat sudah melalui proses verifikasi.

“Oleh sebab itu, yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan. Jadi tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi,” ujarnya.