Muhadjir Minta Masyarakat Tak Beri Stigma Buruk ke Warga Sukolilo Pati

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, ditemui usai Rakernis Fungsi Lantas Tahun 2024 di Alana Hotel, Kabupaten Sleman, Rabu (12/6/2024). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, ditemui usai Rakernis Fungsi Lantas Tahun 2024 di Alana Hotel, Kabupaten Sleman, Rabu (12/6/2024). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, disebut-sebut sebagai sarang penadah motor dan mobil curian pasca-tragedi tewasnya bos rental mobil yang dihakimi massa.

Menko PMK Muhadjir Effendy meminta masyarakat agar tak mudah memberikan stigma negatif seperti itu.

"Pokoknya jangan gampang memberikan stigma kepada orang maupun kepada masyarakat kepada entitas tertentu," kata Muhadjir di Kabupaten Sleman, Rabu (12/6).

Muhadjir mengatakan sebuah peristiwa tidak otomatis mewakili atau menggambarkan kondisi sosial di situ secara utuh.

"Saya termasuk yang kurang setuju itu, mudah memberikan stigma termasuk menjadi kampung penadah atau apalah," katanya.

"Kalau yang bagus-bagus boleh, tapi kalau yang sifatnya stigmatis yang negatif mohon dihindari. Suasana seperti ini tidak menguntungkan memberikan stigma-stigma seperti itu," jelasnya.

Polisi Telusuri

Sebelumnya, Kepolisian masih mendalami dugaan Sukolilo kampung penadah. Tudingan itu muncul di media sosial.

"Daerah penadahan, itu kan karena ada informasi dan kita coba lakukan pendalaman. Sementara situasi biasa-biasa saja kalau penyampaian dari anggota itu. Kebetulan itu kan ada medsos, sebetulnya biasa saja, tapi ya akan kita dalami," ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu, Senin (10/6).