Muhammadiyah Akan Terima Bantuan 1 Juta Pil Ivermectin untuk Atasi COVID-19

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin di kantor PMI, Jakarta Selatan, Kamis (19/12). Foto: Abyan Faisal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin di kantor PMI, Jakarta Selatan, Kamis (19/12). Foto: Abyan Faisal/kumparan

Muhammadiyah akan menerima bantuan satu juta pil ivermectin dari seorang pengusaha asal Malaysia, Tan Sri Lee Kim Yew. Obat itu saat ini disebut tengah dikembangkan menjadi salah satu opsi untuk mengobati pasien COVID-19.

Kabar baik tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu, Din Syamsuddin.

"Alhamdulillah, Muhammadiyah akan memperoleh sumbangan gratis pil Ivermectin dari seorang pengusaha dermawan Malaysia, yaitu Tan Sri Lee Kim Yew. Beliau adalah seorang pengusaha penganut Konghucu yang bersimpati kepada Islam," kata Din dalam keterangannya, Sabtu (22/5).

Din mengatakan, ivermectin saat ini merupakan salah satu obat opsional untuk menangani COVID-19. Obat ini telah dikembangkan dan mendapat persetujuan pemakaian oleh National Health Institute Amerika Serikat dan adanya Emergency Use Authorization (EUA) oleh beberapa negara antara lain Slovakia dan India.

Pemberian obat ini oleh Tan Sri, kata Din, mendukung rencana Indonesia yang mengisyaratkan surat dari Menteri BUMN kepada BPOM untuk menggunakan Ivermectin sebagai obat opsional COVID-19. Niat baiknya sudah disampaikan kepada Din yang kemudian diteruskan kepada Sekum PP Muhammadiyah Prof. Abdul Mu'ti untuk dapat ditindaklanjuti.

Terkait bantuan tersebut, Din mengatakan untuk tahap awal, Muhammadiyah akan menerima dua puluh ribu pil yang disalurkan nantinya melalui Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC) kepada rumah sakit atau klinik yang dimiliki oleh Muhammadiyah.

Din mengatakan pengusaha asal Malaysia itu memiliki niat membantu Indonesia terbebas dari COVID-19.

Sosok Tan Sri sendiri, sejak 2006 melalui Chengho Multi Culture Education Trust, telah menjadi mitra strategis Muhammadiyah dan CDCC di penyelenggaraan World Peace Forum hingga kali ketujuh pada 2018.

"Beliau juga menyumbang kepada Pemerintah Indonesia satu set Mushaf Al-Qur'an 30 juz yang ditenun di atas kain yang sangat indah," kata Din yang merupakan mantan pimpinan PP Muhammadiyah itu.

Diketahui, saat ini ivermectin banyak digunakan untuk membasmi infeksi cacing parasit pada tubuh manusia.