Muhammadiyah Usul Idul Adha 28 Juni Jadi Hari Libur, Muhadjir Sebut Perlu Dikaji
·waktu baca 2 menit

Muhammadiyah sudah menetapkan Idul Adha 2023 jatuh pada 28 Juni. Diprediksi akan berbeda dengan pemerintah, jatuh pada 29 Juni.
Lantaran diprediksi akan terjadi perbedaan, Sekum Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengusulkan agar pada Rabu 28 Juni 2023 juga menjadi hari libur nasional.
"Hal ini agar warga Muhammadiyah dapat melaksanakan salat Id dengan tenang dan khusyuk," kata Muti dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/6).
Pasalnya, menurut Muti, beberapa tahun yang lalu banyak anggota Muhammadiyah yang telah menjadi PNS dan ASN di berbagai daerah harus berangkat ke kantor pada hari perayaan. Mereka harus melaksanakan salat id saat itu.
“Jadi liburnya dua hari, yaitu tanggal 28 atau 29 Juni 2023. Saya kira yang pegawai negeri setuju itu. Ini usul Pak Wakil Wali Kota, karena pernah ada warga Muhammadiyah yang menjadi ASN tidak ikut lebaran (Idul Adha) karena harus pergi ke kantor,” ucap Mu’ti.
Usulan Mu’ti ini berlandaskan Pasal 29 ayat dua UUD NRI 1945, yang menyatakan negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing, dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya.
“Barangkali ini ada, syukur bila jadi libur nasional. Kalau tidak bisa, mungkin bisa dibuat khusus untuk Kota Surakarta. Supaya apa? Supaya kita bisa melaksanakan ibadah dengan tenang yang itu dijamin oleh konstitusi,” tegas Mu’ti.
Respons Muhadjir
Usulan tersebut kemudian direspons oleh Menko PMK Muhadjir Effendy. Katanya, soal ini akan dikaji terlebih dahulu.
"Kan cuti bersama itu kan pakai Perpres. Lah kalau presiden belum memberikan arahan ya belum," kata Muhadjir di Istana Kepresidenan, Senin (12/6).
Muhadjir sudah lapor ke Presiden Jokowi terkait usul tersebut. Secara pribadi, ia menyebut perlu direspons.
"Saya sudah sampaikan, perlu dikaji perlu direspons," jelas dia.
Lantas, apakah ada target kapan keputusan diambil?
"Enggak ada target, kita cari solusilah," tutup Muhadjir yang juga merupakan warga Muhammadiyah itu.
