MUI Jabar soal Warga Karawang Ngaku Imam Mahdi & Ratu Adil: Harus Disadarkan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas datangi kediaman warga Karawang yang ngaku imam mahdi. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Petugas datangi kediaman warga Karawang yang ngaku imam mahdi. Foto: Dok. Istimewa

Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar mengimbau masyarakat tidak terpengaruh dengan adanya narasi dua warga di Karawang yang mengaku sebagai Imam Mahdi dan Ratu Adil.

Dia meyakini masyarakat sudah cerdas sehingga tidak akan mudah terpengaruh oleh narasi kedua warga lansia itu.

"Imbauan gini, masyarakat enggak usah terpengaruh. Saya yakin masyarakat Jawa Barat sudah cerdas dan rasional, jadi tidak akan mudah terpengaruh," kata Rafani ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (1/12).

kumparan post embed

Apalagi, kata Rafani, bahasa yang disampaikan oleh dua orang tersebut tak baik dan tidak mencerminkan sebagai pribadi terpelajar. MUI Jabar sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar segera mencari keberadaan dua orang itu untuk ditanyai soal maksud dan tujuannya.

"Kalau nanti ketemu coba ditanya apa maksud tujuannya membuat video seperti itu. Kalau memang dirasakan sebuah keyakinan, buat kita kan itu keyakinan yang tidak benar, nah jadi harus disadarkan," kata Rafani.

Namun, apabila ternyata narasi tersebut dibuat dengan tujuan membuat keresahan di masyarakat, maka masalah ini menjadi kewenangan kepolisian untuk segera menindak pelaku.

"Tapi sampai menimbulkan keresahan di masyarakat itu, kan, urusan aparat, ya. Aparat yang menangani," ujar Rafani.

Sekretaris Umum MUI Jabar Rafani Akhyar. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Sejauh ini, MUI Jabar sudah berkoordinasi dengan MUI Karawang untuk mengecek ke lokasi pembuatan video di Dusun Liosari, Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel. Namun, ketika didatangi, dua orang itu tidak berada di lokasi.

"Jadi ketika dikonfirmasi ke situ, itu tidak ada dan menghilang. (Video) Mulai beredar hari Selasa kemarin, nah langsung direspons oleh MUI dan ternyata tidak ada di tempat sampai hari ini," ujar dia.

Warga di Karawang ngaku imam mahdi. Foto: Dok. Istimewa

Video Viral di Medsos

Sebelumnya sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang perempuan dan pria sedang duduk di kursi kayu menyatakan diri sebagai Imam Mahdi. Dengan susunan kalimat agak belepotan, mereka mengeklaim sebagai Imam Mahdi dan Ratu Adil yang mampu mengamankan seluruh bencana.

"Ini Imam Mahdi yang sanggup seluruh mengamankan, seluruh bencana, dan segalanya. Kalau mencari Imam Mahdi sudah tiba, ada di Kuta Tandingan Karawang. Sekian, terima kasih. Kami Sukarno-Hatta kembali lagi akan jadi raja di akhir zaman," ujar pria yang mengenakan batik dan peci dalam video.

Sementara perempuan yang duduk mengenakan baju berwarna kuning dan jilbab merah jambu mengaku sebagai Ratu Adil.

"Bahwa yang bernama Ratu Adil, Imam Mahdi, ratu Sunda, udah ada di Jawa Barat, Kuta Tandingan Karawang. Sekarang mangkanya bencana-bencana mungkin merajalela. Seluruh dunia yang bikin bencana adalah Imam Mahdi, yang bisa mengamankan adalah Imam Mahdi. Semua urusan yang bisa adalah mengamankan Imam Mahdi," ujarnya.

"Percaya syukur, nggak percaya dunia akan hancur," sambungnya.

"Sekarang bukti dengan nyata Imam Mahdi sudah tiba di Karawang Kuta Tandingan Dunia. Selamat. Terima kasih," tutupnya

Mereka mengaku berasal dari 'Kerajaan Ratu Adil Imam Mahdi Republik Kuta Tandingan Dunia - Jawa Barat'. Hal itu tertulis dari spanduk sederhana yang dipasang di belakang mereka. Dalam rekaman kedua orang ini didampingi oleh seorang perempuan yang membawa bendera.