Mulai Beroperasi Agustus 2026, Ini 5 Stasiun Baru LRT Velodrome-Manggarai
·waktu baca 3 menit

LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026. Jalur baru sepanjang 6,4 kilometer itu nantinya akan menghadirkan lima stasiun baru.
Corporate Secretary LRT Jakarta, Sheila Indira Maharshi, mengatakan pihaknya saat ini terus mempersiapkan operasional layanan untuk mendukung pengoperasian jalur baru tersebut.
“Terkait dengan fase 1B, kami di LRT Jakarta saat ini terus mempersiapkan operasi dan pelayanan dengan sebaik-baiknya. Termasuk di 5 stasiun baru itu, untuk memastikan kualitas layanan kita tetap prima seperti yang ada di fase sekarang,” kata Sheila kepada kumparan, Kamis (28/5).
Adapun 5 stasiun baru tersebut sebagai berikut:
1. Stasiun Rawamangun
2. Stasiun Pramuka BPKP
3. Stasiun Pasar Pramuka
4. Stasiun Matraman
5. Stasiun Manggarai
Akan tetapi, Sheila menjelaskan, nama resmi masing-masing stasiun masih dalam proses penetapan.
“Tapi penetapan nama stasiunnya emang masih dalam proses,” ujarnya.
Ia menuturkan, persiapan operasional sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun lalu.
“Kalau dari kami jujur persiapan sudah jalan dari tahun lalu. Karena proses rekrutmen, pelatihan, sertifikasi teman-teman di operasional butuh waktu,” kata dia.
Terkait target operasional pada Agustus 2026, Sheila menyebut pihaknya mengikuti target penyelesaian pembangunan yang dilakukan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
“Benar sekali. Target yang pasti, kami menyesuaikan target penyelesaian pembangunan dari Jakpro, dan sejauh ini masih sesuai perencanaan maupun timeline,” ujar Sheila.
“Kami dan Jakpro juga selalu koordinasi intensif untuk memastikan kesiapan pembangunan dan operasional berjalan sinkron,” sambung dia.
Adapun Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah mengebut pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai. Proyek transportasi publik tersebut ditargetkan rampung dan beroperasi di bulan Agustus 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, keamanan dalam penyelesaian proyek transportasi umum itu merupakan prioritas utama. Sehingga sebelum proyek itu diresmikan, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan uji coba terlebih dahulu.
“Keamanan untuk LRT, MRT itu top priority. Walaupun dikebut sebenarnya bukan dikebut, karena memang harus selesai pada bulan Agustus nanti sudah full operasi. Dan itu memang sudah ditetapkan. Maka kenapa sekarang ini sudah mulai commissioning. Nah, yang namanya commissioning itu kan uji coba,” ujar Pram kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/5).
Adapun kemudian Pemprov DKI Jakarta akan memperpanjang proyek LRT Jakarta Fase 1B ini dari Velodrome hingga ke Dukuh Atas.
PT Jakarta Propertindo (Jakpro), menyebut perpanjangan ini menambah panjang rute sekitar 2 kilometer.
“Penambahan panjang rute akan menambah total panjang rute mencapai 14,2 km dengan 12 stasiun,” tulis Jakpro dalam unggahan resmi di akun Instagram @jakprogroup, Jumat (22/5).
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, mengatakan proyek ini bukan sekadar penambahan jalur.
“Pengembangan LRT Jakarta tidak sekadar membangun jalur transportasi baru, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembentukan ekosistem mobilitas perkotaan masa depan Jakarta,” katanya dikutip dari unggahan tersebut.
