Mundur dari Kabinet, Mahfud Sudah Kemasi Barang Pribadi dari Rumah Dinas
·waktu baca 2 menit

Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan dirinya mundur dari kabinet Jokowi. Pernyataan itu disampaikannya di sela kampanye di Lampung Tengah, pada Rabu (31/1).
Mendukung keputusannya untuk mundur, Mahfud mengaku sudah siap untuk meninggalkan rumah dinasnya. Serta siap untuk tidak lagi menggunakan fasilitas negara.
"Saya juga telah mengemas seluruh barang pribadi, dan telah siap keluar dari rumah dinas dan melepaskan seluruh fasilitas negara,” ungkap Mahfud dalam keterangannya.
Cawapres nomor urut 03 ini mengatakan pembicaraan untuk mundur dari jabatannya sebagai Menko Polhukam ini telah dibicarakan sejak ia diusung untuk Pilpres 2024. Keputusannya untuk mundur ini juga sudah ia diskusikan dengan partai koalisi dan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.
Para partai pendukung dan TPN, kata Mahfud, mendukung sepenuhnya keputusan. “Hal ini dianggap upaya mengembalikan marwah demokrasi yang dilaksanakan dengan proses yang benar dan jujur,” ujarnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu berharap pengunduran diri ini bisa menjadi jaminan moral dan intelektual agar Pilpres 2024 berjalan adil dan jujur. “Saya sangat menghindari konflik kepentingan dan intervensi politik,” tuturnya.
Mahfud mengaku ingin mundur secara baik-baik. Maka itu ia akan menyerahkan langsung surat pengunduran dirinya secara resmi ke Presiden Jokowi. Menteri Sekretariat Negara Pratikno telah menjadwalkan pertemuan Mahfud dengan Jokowi.
