Mungkinkah JIS Akan Dipenuhi 82 Ribu Suporter saat Piala Dunia U-17?
·waktu baca 4 menit

Polemik Jakarta International Stadium (JIS) yang digadang menjadi salah satu venue Piala Dunia U-17 November-Desember 2023 masih ramai. Dari mulai soal akses hingga rumput pun dibicarakan.
Selama dicoba untuk event olahraga, seperti Persija Jakarta vs Chonburi United, soal akses pintu JIS yang terbatas tidak ramai dibahas. Padahal kapasitas stadion ini sangat besar, mencapai 82 ribu penonton.
Pada 4 Februari 2023, konser Dewa 19 juga dihelat di JIS. Warga media sosial riuh membicarakan soal akses, parkir, dan waktu tunggu shuttle bus yang lama.
Sebuah sumber menyebut bahwa konser yang telat dimulai menjadi pemicu ketersediaan shuttle bus karena melebihi jam kerja sama.
Sebenarnya, sejak awal JIS dibangun dengan konsep ramah transportasi publik. Sengaja tak dibuat banyak parkiran mobil karena memang penonton 'dipaksa' lebih banyak naik transportasi umum.
Akses kereta api, TransJakarta, LRT, MRT akan dibangun terintegrasi. Terbaru, stasiun kereta di sebelah utara sudah mulai rampung. Yang masih harus dikerjakan jembatan penyeberangan orang (JPO) untuk akses dari stasiun ke stadion. JPO ini dikebut dan diharapkan Oktober selesai.
Sebelum digembar-gemborkan jadi kandidat venue, sebagian publik bertanya bagaimana bila suporter memadati stadion, apakah secara safety JIS aman?
PT Jakarta Propertindo atau Jakpro selaku pengelola JIS menjamin akses JIS sudah sesuai standar FIFA. Simulasi evaluasi 82 ribu penonton juga sudah dilakukan.
"Akses ada beberapa celah, lorong, kami sudah rancang sesuai standar. Ada pemisahan kompartemen, ada 137 (lorong). Ini digunakan pada saat evakuasi dan darurat, 8 menit, 82 ribu penonton harus bisa keluar. Kami sudah perencanaan matang dan disimulasikan jalur evakuasi," jelas Project Manager JIS, Arry Wibowo, di JIS, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (3/7).
Arry menambahkan, semua sudah dipikirkan bahkan soal lamanya waktu seluruh penonton keluar stadion. Menurutnya, standarnya sudah sesuai standar internasional. Jadi tak ada masalah meski akses hanya satu seperti yang ramai dibicarakan.
"Akses keluar masuk di stadium sudah sesuai standar FIFA yang menyangkut safety. Di dunia tak banyak kapasitas stadion di atas 60 ribu. Tadi sudah jelas dan perhitungannya jelas 8 menit harus keluar," kata Arry.
Akankah U-17 Dibanjiri Penonton?
Yang menjadi pertanyaan menarik: Akankah event Piala Dunia U-17 akan dipadati 82 ribu penonton alias JIS akan full—jikalau nanti JIS benar-benar terpilih sebagai venue?
kumparan mencoba menganalisis ini.
Pada 22 September, kumparan menonton pertandingan Timnas U-16 melawan China di ajang Kualifikasi Piala Asia U-17. Saat itu Marselino Ferdinan, Valeron, hingga almarhum Alvin Lestaluhu yang berlaga.
Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK) yang menjadi venue sepi. Alih-alih dipenuhi penonton, banyak space kosong di stadion legendaris tersebut.
kumparan yang berada di tribun barat tak perlu berdesakan untuk masuk stadion. Hal ini jauh berbeda saat Piala AFF Desember 2022, untuk pertandingan pukul 16.00 WIB, pukul 12.00 WIB, puluhan ribu suporter sudah antre di GBK.
Direktur Media dan Promosi Digital PSSI, Gatot Widakdo, saat itu mengatakan untuk laga Timnas U-16 memang panitia tidak membuka seluruh akses ke tribun di GBK yang berkapasitas 77 ribu. Tribun dikosongkan karena animo suporter juga tak maksimal untuk pemain yang masih hijau.
PSSI mencatat, tiket yang terjual saat itu 12 ribu penonton. Paling banyak di antara laga Timnas U-16 di ajang Piala Dunia tersebut. Sebelumnya, di laga melawan Filipina di Stadion Madya, penonton yang hadir 3 ribuan.
Pengamat sepakbola nasional, Akmal Marhali, pun meyakini bahwa kompetisi seperti Piala Dunia U-17 tak akan semenarik Piala Dunia U-20 yang dulunya hendak dihelat di Tanah Air.
"Enggak ada pemain yang disorot dan masuk ke iklim kompetitif. Kalau U-20 kan sudah mulai jadi, misal tahun ini ada Alexander Garnacho di Timnas Argentina. Atau dalam ajang sebelumnya ada wonder kid Barcelona, Pedri," kata Akmal kepada kumparan, Rabu (5/7).
Ia menduga, untuk laga di luar Timnas Indonesia, paling mentok 3 ribuan penonton yang hadir. Kalau Timnas main, paling banyak 10 ribuan.
"Ya wajar saja, ini kan memang kelompok umur yang amat muda. Di ajang Piala Dunia U-17 sebelumnya juga demikian," jelas dia.
Skuat U-17 Belum Ada
Akmal menilai, polemik JIS menjadi venue harusnya diakhiri. Toh, bahkan skuat U-17 aja sampai sekarang belum terang.
"Timnya saja belum muncul siapa saja, hahaha," kata Akmal.
JIS belum tentu jadi venue. Stadion yang diresmikan Anies Baswedan pada 24 Juli 2022 itu masih diajukan setelah SUGBK tak bisa dipakai karena bentrok dengan konser Coldplay.
Ada 4 stadion sebenarnya yang sudah siap karena sudah di-acc FIFA untuk Piala Dunia U-20, yaitu Jalak Harupat Bandung, Gelora Bung Tomo Surabaya, Manahan Solo, dan Gelora Sriwijaya Palembang. Sebenarnya ada I Wayan Dipta Bali, tetapi karena Liga 1 sudah berjalan dan dia sedang dipakai 2 tim sebagai home base (Arema dan Bali United), tak memungkinkan dipakai.
Bagaimana menurut Anda, silakan sampaikan di kolom komentar.
