Musisi Aceh Ini Apresiasi Acara Panggung Musik di Balai Kota DKI

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pagelaran Musik Nusantara di Balai Kota (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pagelaran Musik Nusantara di Balai Kota (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar acara Panggung Musik Nusantara 2018 dalam rangka HUT ke-491. Acara tersebut digelar di pendopo Balai Kota, Jakarta dan dimeriahkan oleh sederet penyanyi salah satunya Rafli Kande.

Rafli Kande merupakan musisi asal Aceh yang dalam acara ini membawakan lagu bertema sosial dan kedamaian. Menurut Rafli Kande acara yang Panggung Musik Nusantara 2018 sangat baik dan menjadi wadah musisi Indonesia untuk membawakan karyanya di depan masyarakat.

"Ya kegiatan ini bagus, mestinya kegiatan seperti ini lebih dieksplore lagi supaya masyarakat lebih banyak menikmatinya," kata Rafli Kande di lokasi, Sabtu (30/6).

"Karena banyak grup musik yang seperti ini malah diapresiasi di luar negeri. Bayangkan kita itu sudah keliling ya ke dunia, ke Eropa dari tahun 2006 sampai sekarang," lanjut dia.

Pagelaran Musik Nusantara di Balai Kota (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pagelaran Musik Nusantara di Balai Kota (Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan)

Rafli Kande berharap pemerintah dapat memberi ruang yang lebih luas agar masyarakat dapat mengenal musisi-musisi yang lainnya.

"Di Indonesia tidak begitu familiar mestinya pemerintah memberi ruang yang betul-betul lebih luas lagi apapun ruangnya itu," ucap Rafli Kande.

Ia lalu menceritakan syair lagu yang dibawakan dalam panggung musik ini. Rafli menjelaskan dalam syairnya itu ada yang mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungannya.

"Ya saya ada bawa lagu tentang bagaimana menjaga lingkungan kemudian juga tema-tema sosial lainnya, ada juga tentang mencirikan Islam Rahmatan Lil'alamin, semuanya kita rangkum dalam sebuah pesan-pesan yang penting," imbuhnya.

Rafli menyebut, menyampaikan pesan kebaikan melalui lagu asalah tugasnya sebagai seorang musisi.

"Karena tugas pada seniman itu berupa hiburan tapi kita menyampaikan pesan-pesan yang bermakna begitu," tegas Rafli Kande.

Salah satu lagu yang berisi pesan kepada masyarakat adalah lagu berjudul Puleh, yang artinya kesembuhan. Rafli bercerita, lagu tersebut berpesan kepada penonton agar mengerti segala sesuatu adalah kehendak Tuhan yang Maha Esa.

"Ada lagu 'Puleh' ini bercerita tentang bercerita kesembuhan yang secara hakikat. Jadi gini pada hakikatnya Allah tidak ada urusan sama sebab, enggak bersebabpun Allah bisa berkehendak. Kita mujadat pada Allah kesembuhan lahir dan batin," tuturnya.