Mutasi Polri: Koorsahli hingga Astamaops Kapolri Diganti

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pimpin upacara Hari Juang Polri 2026 di Monumen Polisi Istimewa, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026), untuk kobarkan semangat pengabdian bagi kemajuan bangsa. Foto: Dok. Polri
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pimpin upacara Hari Juang Polri 2026 di Monumen Polisi Istimewa, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/8/2026), untuk kobarkan semangat pengabdian bagi kemajuan bangsa. Foto: Dok. Polri

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi terhadap 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri. Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 344 personel mendapat promosi atau penempatan jabatan baru. Sementara lainnya menjalani pendidikan, menyelesaikan pendidikan, hingga memasuki masa pensiun.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan karier personel Polri.

“Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi,” kata Johnny dalam keterangannya, Senin (31/8).

Gedung Mabes Polri. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri dan kewilayahan turut mengalami perubahan. Berikut beberapa di antaranya:

- Astamaops Kapolri: Diisi Irjen Pol Roycke Harry Langie yang sebelumnya Kapolda Sulawesi Utara. Rocyke menggantikan Komjen Pol Muhammad Fadil Imran yang dimutasikan sebagai Pati Stamaops Polri dalam rangka pensiun.

- Kapolda Sulawesi Utara: Diisi Brigjen Pol. Yudo Hermanto yang sebelumnya menjabat Karopaminal Divpropam Polri.

- Kapolda Papua Barat Daya: Diisi Brigjen Pol Hengki Haryadi, sebelumnya Wakapolda Riau. Sementara pejabat sebelumnya, Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru, dimutasikan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

- Wakapolda Riau: Diisi Brigjen Pol Simson Zet Ringu yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo.

- Wakapolda Gorontalo: Diisi Kombes Pol Dedy Suhartono yang sebelumnya bertugas di Korlantas Polri.

- Wakapolda Maluku Utara: Diisi Brigjen Pol D.I. Susetio Cahyadi menggantikan Brigjen Po. Stephen Maleachi Napiun yang dimutasikan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

- Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM): Diisi Irjen Pol Jawari menggantikan Irjen Pol Anwar yang dimutasikan sebagai Pati SSDM Polri dalam rangka pensiun.

- Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri: Diisi Irjen Pol Ruslan Ependi menggantikan Irjen Pol Herry Rudolf Nahak yang dimutasikan sebagai Pati Sahli Kapolri dalam rangka pensiun.

- Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri: Diisi Kombes Pol Ian Rizkian Milyardin menggantikan Kombes Pol Yudi Arkara Oktobera yang diangkat sebagai Karobinopsnal Baharkam Polri.

Selain perubahan jabatan strategis tersebut, rotasi juga mencakup penugasan di bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi personel.

Sejumlah Pati dan Pamen mendapat penugasan untuk mengikuti maupun menyelesaikan pendidikan serta menjadi Widyaiswara dan dosen di lingkungan Lemdiklat Polri.

Johnny menegaskan penyegaran organisasi diharapkan dapat menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat organisasi Polri dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Pada prinsipnya, seluruh proses mutasi ini merupakan bagian dari upaya organisasi untuk terus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, memperkuat kepemimpinan, dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” kata dia.