Muzani soal Silaturahmi Prabowo Bareng Ulama: Beliau Minta Masukan Demi NKRI

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar buka puasa bersama dengan sejumlah ulama di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026). Foto: Dok. Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar buka puasa bersama dengan sejumlah ulama di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026). Foto: Dok. Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan, Presiden Prabowo Subianto meminta masukan dari para ulama dalam pertemuan silaturahmi dan buka puasa bersama di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/3) malam.

Menurut Muzani, dalam pertemuan tersebut Prabowo memaparkan perkembangan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpotensi berdampak terhadap Indonesia.

“Pertemuan ini dimaksudkan untuk saling memahami dan saling mendengar perkembangan informasi geopolitik dan geoekonomi yang terjadi akhir-akhir ini,” kata Muzani kepada wartawan usai pertemuan.

Ia mengatakan, Presiden menegaskan langkah-langkah yang diambil pemerintah bertujuan menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.

“Presiden mengatakan apa yang beliau lakukan adalah demi keutuhan Republik Indonesia, demi keutuhan negara, dan demi kedaulatan Republik Indonesia,” ujarnya.

Muzani menambahkan para ulama memahami penjelasan Presiden dan diharapkan pertemuan serupa dapat dilakukan secara berkala.

Ketua MPR Ahmad Muzani melambaikan tangan dari dalam mobil usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (29/4/2024). Foto: Hafidz Mubarak A/ ANTARA FOTO

Ulama Diajak Bangun Persatuan

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Marsudi Syuhud mengatakan Prabowo juga mengajak para ulama untuk bersama-sama menjaga persatuan bangsa.

Menurutnya, Presiden menekankan pentingnya menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika global.

“Beliau mengajak para kiai, ustaz, pimpinan pondok pesantren, dan tokoh agama untuk bersama-sama membangun bangsa ini,” kata Marsudi.

Ia menambahkan pemerintah akan berupaya menjaga keamanan nasional sekaligus mendorong perdamaian dunia.

Momen Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mencium tangan Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso Mojo Kediri KH. Nurul Huda Djazuli dalam silaturahmi dengan ulama di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026). Foto: Dok. Biro Setpres

Ulama Diminta Mendoakan Pemerintah

Pengasuh Ponpes Al-Bahjah Cirebon Buya Yahya mengatakan, para ulama telah mendengar pemaparan Presiden mengenai kondisi global dan langkah pemerintah menjaga keutuhan negara.

Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan pemerintah agar dapat menjalankan program-programnya dengan baik.

“Tugas kita adalah mendoakan agar Allah memberikan kekuatan terhadap semua program kebaikan yang direncanakan,” ujarnya.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menggelar buka puasa bersama dengan sejumlah ulama di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026). Foto: Dok. Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Prabowo Jelaskan Keanggotaan RI di BoP

Sementara Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji Muhadjir Effendy mengatakan, Prabowo juga menjelaskan alasan Indonesia bergabung dalam forum Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden AS Donald Trump.

Menurut Muhadjir, keterlibatan Indonesia dalam forum tersebut merupakan strategi diplomasi untuk memperjuangkan perdamaian dari dalam.

“Strateginya adalah strategy from within, yaitu berjuang dari dalam forum tersebut,” kata Muhadjir.

Ia menegaskan langkah tersebut tetap berada dalam koridor konstitusi Indonesia serta sejalan dengan komitmen mendukung solusi dua negara bagi konflik Israel dan Palestina.