Naik Angkot KWK yang Terintegrasi Transjakarta Kini Gratis

Koperasi Wahana Kalpika (KWK) dan Transjakarta hari ini resmi terintegrasi sebagai implementasi pola transportasi makro di DKI Jakarta. Bertepatan dengan integrasi tersebut, Plt gubernur DKI Jakarta, Sumarsono alias Soni menggunakan angkot dari rumah dinas hingga ke Balai Kota, Jakarta.
Soni tiba di pendopo Balai Kota, pada pukul 08.01 WIB. Penumpang KWK yang turut hadir bersama dengan Soni di antaranya, Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono, Ketua Umum KWK Laode Djeni Hasmar, Direktur Operasional Transjakarta Daud Joseph, Direktur Pelayanan dan Pengembangan Bisnis Welfizon Yuza.

Selain itu, ada pula Kadishub DKI Jakarta Andri Yansyah, Ketua Komisi B DPRD Tubagus Arif (PKS) mewakili Ketua DPRD, Ketua KWK 1 Ghofur, Sekretaris Umum KWK Taher Daniel, Ketua V KWK Rois Sudinilyas, Ketua I KWK Taufik Azhar, Anggota DPRD Ramli M (Golkar), Anggota DPRD DKI Syariffudin (Hanura), serta Bendahara KWK Sitohang.
Setelah turun dari angkot, Soni dan beberapa pejabat turun menunjukkan sebuah kartu untuk dapat masuk KWK secara gratis. Nama kartu tersebut adalah kartu integrasi KWK dan Transjakarta.
Sebelum meresmikan integrasi KWK dan Transjakarta, Soni yang mengenakan baju Transjakarta berlogo KWK, memberikan sambutan kepada para tamu undangan yang hadir di pendopo Balai Kota.
"Hari ini saya sebagai pegawai Transjakarta dan KWK, karena menggunakan pakaian Transjakarta dan KWK," canda Soni, di Balai Kota, Jakarta, Senin (4/3).

Setelah itu, Soni beserta beberapa pejabat yang datang, secara resmi membuka kerja sama dan secara resmi integrasi antara KWK dan Transjakarta.
Layanan gratis angkot KWK itu berlaku tiap pukul 05.00-09.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB. Penumpang cukup membeli kartu seharga Rp 15.000 untuk sebulan, agar bisa naik angkot KWK (jurusan tertentu) secara gratis. Namun Transjakartanya tetap bayar seperti biasa.
“Pemilik kartu layanan gratis pelanggan Transjakarta memperlihatkan kartu pada saat naik angkutan lingkungan maka gratis naik angkutan lingkungan, karena itu sudah dipertimbangkan sebagai bentuk layanan jaringan Transjakarta,” kata Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono.
