Najwa Shihab Ajak Masyarakat Manfaatkan Perpustakaan Nasional

Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan Perpustakaan Nasional yang ada di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Semua orang menyambut baik berdirinya Perpustakaan Nasional ini. Salah satunya Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab.
Najwa turut mendampingi Presiden Jokowi saat berkeliling di Perpusnas. Najwa menilai, Perpusnas yang dimiliki Indonesia saat ini kualitasnya tidak kalah dengan perpustakaan yang ada di negara-negara lain.
"Jadi kalau dari segi fasilitas enggak kalah dari berbagai perpustakaan lain di kota-kota besar. Kerap kali kalau saya pergi ke luar negeri saya mampir ngintip perpustakaannya. Kita boleh berbangga punya perpustakaan yang kualitasnya standar internasional. Itu satu hal tetapi kita kan enggak mau berhenti sampai di situ," kata Najwa Shihab kepada kumparan (kumparan.com), Kamis (14/9).

"Bagaimana kemudian ini bisa bermanfaat. Ini penting untuk kita masyarakat untuk menjadikan perpustakaan ini tempat yang bisa betul-betul menjadi pusat center of knowledge, sudah ada fasilitasnya. Sekarang tinggal bagaimana memanfaatkannya," lanjut dia.
Saat mendampingi Jokowi berkeliling Perpusnas, Najwa mengatakan Jokowi memuji fasilitas perpustakaan dan berharap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
"Oh iya, beberapa kali kita saat keliling-keliling selalu bilang aduh bagus sekali ya. Jadi memuji fasilitas yang ada. Dan memang menegaskan ini harus betul-betul maksimal pemanfaatannya," ucap Najwa Shihab.

Najwa menambahkan, ia ingin agar Perpusnas ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Perpusnas, tambah Najwa, bisa dijadikan pusat aktivitas literasi.
"Perpustakaan itu harus kita manfaatkan dan dijadikan pusat aktivitas soal literasi. Tempat kita betul-betul jatuh cinta sama buku. Karena fasilitasnya luar biasa lengkap. Harus jadi rumah bersama," imbuhnya.

Perpustakaan Nasional, sambung Najwa, sejak awal memang untuk publik. Untuk itu Najwa mengajak agar semua masyarakat memanfaatkannya. Apalagi gedung baru perpusnas ini menjadi yang tertinggi di dunia.
"27 lantai dengan berbagai ruangan, ada ruang teater, ada satu lantai untuk anak, untuk teman-teman disabilitas. Harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Harus jadi rumah bersama kita. Semua orang bisa nyaman untuk kegiatan apapun," papar Najwa.

Perpustakaan Nasional, ungkap Najwa, juga mempunyai e-Pusnas yang diharapkan bisa mempermudah masyarakat untuk membaca buku dimana pun berada. Jadi masyarakat sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak membaca buku. Lalu tidak ada alasan lagi tak ada tempat yang nyaman buat baca buku.
"Kemudian juga kita keliling lihat e-pusnas. Bisa didownload kapan pun, di mana pun, sekarang bisa membaca buku lewat perpustakaan digital," tegasnya.
"Jadi sekarang sudah ada fasilitasnya. Jadi enggak ada lagi alasan wah susah buku, enggak bisa dapat buku, atau enggak ada tempat yang nyaman buat baca buku. Karena semuanya sudah ada tinggal bagaimana kita memanfaatkan itu," tuturnya.

