Nama Program 'SITHOLE' Disorot, PN Semarang Tidak Akan Pakai Lagi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tangkapan layar website PN Semarang dengan program SITHOLE. Dok: kumparan.
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar website PN Semarang dengan program SITHOLE. Dok: kumparan.

Pengadilan Negeri (PN) Semarang disorot lantaran memiliki program benama SITHOLE, singkatan dari Sistem Informasi Konsultasi Hukum Online.

Singkatan ini disorot lantaran dianggap mirip umpatan dalam bahasa Inggris. Padahal PN Semarang bermaksud menyebutnya dengan SI-THOLE.

"Thole adalah sebutan anak laki-laki dalam Bahasa Jawa," Ketua Pengadilan Negeri Semarang Kelas I A Khusus Frida Ariyani melalui Juru Bicara Haruno Patriadi, Rabu (10/7).

Ia menjelaskan singkatan itu dipilih agar masyarakat lebih mudah menyebut dan mengingat program tersebut.

"Semata-mata adalah untuk memudahkan masyarakat untuk menyebut dan mengingat layanan aplikasi tersebut," jelas dia.

Tidak Akan Dipakai Lagi

Namun, untuk mencegah timbulnya konotasi negatif, pihaknya memutuskan untuk tidak memakai singkatan tersebut dan layanan itu dinamakan Konsultasi Hukum Online Pengadilan Negeri Semarang.

"Demikian klarifikasi kami untuk menjadi maklum," kata Haruno.

kumparan post embed