Narendra Modi Bantah Trump: Gencatan Senjata India-Pakistan Tidak Dimediasi AS

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Donald Trump disambut oleh Perdana Menteri India Narendra Modi ketika tiba di Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad, India, 24 Februari 2020. Foto: REUTERS/Al Drago
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump disambut oleh Perdana Menteri India Narendra Modi ketika tiba di Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad, India, 24 Februari 2020. Foto: REUTERS/Al Drago

Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump bahwa gencatan senjata antara India dan Pakistan bukan karena dimediasi AS, tapi dicapai melalui perundingan militer kedua negara.

Hal ini disampaikan oleh Modi dalam pembicaraan lewat sambungan telepon dengan Trump di sela KTT G7 di Kanada. Modi hadir di KTT G7 sebagai tamu.

"Perdana Menteri Modi mengatakan kepada Presiden Trump dengan jelas bahwa selama periode ini, tidak ada pembicaraan pada tahap apa pun tentang kesepakatan perdagangan India-AS atau mediasi AS antara India dan Pakistan," kata Menlu India Vikram Misri dalam keterangan pers, dikutip dari Reuters, Rabu (18/6).

PM Jepang Shigeru Ishiba, PM Italia Giorgia Meloni, Presiden Prancis Emmanuel Macron, PM Kanada Mark Carney, Presiden AS Donald Trump, PM Inggris Keir Starmer, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz di KTT G7 di Kananaskis, Alberta, Kanada, Senin (16/6/2025). Foto: Suzanne Plunkett/ REUTERS

"Pembicaraan untuk menghentikan aksi militer terjadi secara langsung antara India dan Pakistan melalui saluran militer yang ada, dan atas desakan Pakistan. Perdana Menteri Modi menekankan bahwa India belum menerima mediasi dan masa lalu dan tidak akan pernah melakukannya," lanjutnya.

India dan Pakistan saling serang buntut pembunuhan wisatawan di Pahalgam, kawasan India. Saling serang terjadi selama 4 hari dan diakhiri dengan kesepakatan gencatan senjata.

Ilustrasi Peta India dan Pakistan dan Khasmir yang menjadi titik api pertikaian. Foto: Shutterstock

Trump menyebut gencatan senjata disepakati usai dimediasi oleh AS. Dia pun mendesak kedua negara untuk fokus pada perdagangan, bukan pada perang.

Lebih lanjut, Menlu India mengatakan Modi dan Trump seharusnya bertemu di sela KTT G7. Namun, pertemuan tidak bisa dilakukan karena Trump meninggalkan KTT G7 lebih awal karena situasi di Timur Tengah.

Tak hanya itu, Trump dilaporkan menyampaikan dukungannya terhadap usaha India memerangi terorisme. Modi juga mengatakan kepada Trump bahwa Operasi Sindoor yang dilakukan India masih berlangsung.

Presiden AS Donald Trump bersalaman dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada acara "Namaste Trump" di Stadion Sardar Patel Gujarat, di Ahmedabad, India, 24 Februari 2020 Foto: REUTERS/Al Drago

Trump meminta Modi untuk mampir ke AS sekembalinya dari Kanada. Namun, Modi menyatakan tidak bisa hadir karena ada kegiatan yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

Modi pun mengundang Trump mengunjungi India akhir tahun ini untuk pertemuan puncak pemimpin kelompok Quad (Dialog Keamanan Kuadrilateral) yang beranggotakan AS, Australia, India, dan Jepang. Menlu India menyebut, Trump menyanggupi hadir di pertemuan puncak itu.