Narji Gabung PSI, Ahmad Ali: Sudah Diskusi Sejak Beberapa Bulan Lalu

Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, membenarkan komedian Narji telah resmi bergabung menjadi kader PSI. Menurutnya, komunikasi terkait kepindahan Narji telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu sebelum akhirnya dideklarasikan dalam waktu dekat ini.
"Pertama saya mengkonfirmasi bahwa benar, Mas Narji itu hari ini resmi sudah bergabung di PSI," kata Ahmad Ali kepada kumparan, Rabu (8/7).
Ahmad Ali mengatakan bergabungnya Narji merupakan implementasi konsep "Partai Super Terbuka" yang dideklarasikan PSI dalam kongres partai. Menurut dia, PSI membuka ruang bagi siapa pun yang ingin bergabung tanpa membedakan latar belakang politik.
"Kita tidak membeda-bedakan siapa pun. Yang penting dia adalah anak negeri yang mau berkontribusi, mau berjuang bersama. Maka dia adalah bagian daripada saudara kita," ujarnya.
Narji sebelumnya merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Menanggapi hal itu, Ahmad Ali meyakini Narji telah berpamitan dari partai lamanya sebelum bergabung ke PSI.
"Di PKS tentunya Bang Narji sudah pamit, pastinya ya. Bagi kita, siapa pun yang datang mendaftar, yang mau maju, mau bergabung, masa kita tolak," jelas Ahmad.
Ahmad Ali mengungkapkan proses bergabungnya Narji tidak terjadi secara mendadak. Menurutnya, pembicaraan dengan mantan personel grup lawak Cagur tersebut sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu.
"Belum lama ini. Minggu-minggu ini. Tapi pembicaraan dan diskusi dengan Bang Narji ini sudah beberapa bulan lalu," kata dia.
Ia menjelaskan setelah melalui sejumlah diskusi, keanggotaan Narji di PSI kemudian dideklarasikan beberapa hari lalu.
Terkait alasan Narji meninggalkan PKS dan memilih bergabung ke PSI, Ahmad Ali enggan berspekulasi. Menurutnya, penjelasan mengenai keputusan tersebut merupakan hak Narji.
"Ya, artinya yang bisa menjelaskan alasannya tentu yang bersangkutan. Kita hanya menerima. Seperti yang saya sampaikan, PSI sebagai Partai Super Terbuka, ya ini akhirnya," jelas Ahmad.
"Jadi tidak ada pengelompokan-pengelompokan. Dulu di PKS dia bergabung sebagai salah satu partai kader," lanjutnya.
Ahmad Ali menambahkan, setelah Kongres PSI di Solo, partainya mengusung konsep politik jalan tengah dan ingin menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat.
Mengenai kemungkinan Narji menempati jabatan tertentu di struktur partai, Ahmad Ali mengatakan hingga kini belum ada keputusan. Namun, ia memastikan Narji akan memperkuat barisan PSI di Banten.
"Sampai hari ini begini. Bagi kita, soal posisi atau jabatan itu adalah hal yang berbeda. Di Banten kan sudah ada kepengurusan. Tapi tentunya Narji akan memperkuat barisan yang ada di Banten. Nah, tentang posisinya nanti kita lihat pada posisi mana dia yang ideal," tutupnya.
