NasDem Akan Komunikasikan Rekomendasi Ganjar Capres ke PDIP

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ganjar Pranowo di DPP Partai Nasdem Foto: Intan Alfitry Novian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ganjar Pranowo di DPP Partai Nasdem Foto: Intan Alfitry Novian/kumparan

Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate mengungkap partainya akan berkomunikasi dengan PDIP soal Ganjar Pranowo. Ganjar merupakan salah satu bakal capres rekomendasi NasDem berdasarkan hasil Rakernas yang digelar pekan lalu, bersama Anies Baswedan dan Andika Perkasa.

"Komunikasi akan dilakukan ke sana, tidak saling menunggu ini, tapi akan dibangun. Kami juga kan sedang melakukan pendekatan penjajakan sambil melihat updating politik, perkembangan politik, perubahan profile politik di tingkat nasional dan setiap hari berubah-ubah, kan," kata Plate di NasDem Tower, Rabu (22/6).

Plate mengatakan, NasDem menganut mekanisme rekrutmen internal dari aspirasi berbasis akar rumput yang disampaikan oleh infrastruktur partai terkait capres.

Berkaitan dengan hal tersebut, Rakernas telah digelar dan secara resmi terbuka untuk umum. Sebab itu, kata dia, sah-sah saja untuk merekomendasikan Ganjar sebagai bakal capres NasDem.

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan sambutan saat kuliah umum pada Rakernas Partai NasDem di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

"Itu realita tiga orang salah satu di antaranya adalah Pak Ganjar Pranowo yang kader PDIP. Artinya apa? Dalam mencari pemimpin nasional, NasDem tidak saja melihat kepentingan partainya tapi melihat tokoh nasional yang layak menjadi pemimpin bangsa Indonesia," ujar Plate.

"Salah satu di antaranya adalah kader PDIP. Salah enggak? Tidak salah juga sampai di situ," imbuh dia.

Namun, ia memastikan, NasDem akan menghormati mekanisme yang ada di PDIP. Yakni, capres-cawapres merupakan hak prerogatif Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Sebagai capres definitif tentu harus ada komunikasi karena di sana ada prasyaratnya. Prasyaratnya itu prerogatif Ibu Megawati sebagai Ketua Umum, tentu komunikasinya akan diarahkan ke sana," terangnya.

"PDIP sudah menyampaikan hak prerogatif menetapkan capres dari PDIP oleh Ibu Megawati, itu kita hormati. Kami juga memonitor statement Pak Ganjar. Statement Pak Ganjar pun sejalan dengan keputusan Ibu Megawati, yaitu itu adalah kewenangan Ibu Ketua Umum dan menyerahkan kepada Ibu Ketum," tegas dia.