News
·
24 Maret 2020 18:47

NasDem Akan Usulkan Pemotongan Gaji Anggota DPR 50% untuk Corona di Paripurna

Konten ini diproduksi oleh kumparan
NasDem Akan Usulkan Pemotongan Gaji Anggota DPR 50% untuk Corona di Paripurna (94655)
searchPerbesar
Politisi Nasdem, Willy Aditya. Foto: Andesta Herli Wijaya/kumparan
NasDem akan mengusulkan agar gaji anggota DPR dipotong setengah untuk membantu penanganan penyebaran virus corona yang kian meluas di Indonesia. Ketua DPP NasDem Willy Aditya menyebut akan memperjuangkan usulan itu dalam rapat paripurna, Senin (30/3).
ADVERTISEMENT
"Ada inisiatif untuk kemudian bagaimana separuh gaji dewan itu akan disumbangkan. Itu insiatif nanti fraksi NasDem akan memperjuangkan itu pada rapat," kata Willy saat dihubungi, Selasa (24/3).
Untuk rapid test DPR, Willy mengatakan pihaknya sepakat untuk mengutamakan masyarakat dan tenaga medis yang membutuhkan. Hal itu juga sesuai arahan Ketum NasDem Surya Paloh agar partai lebih peka dalam menghadapi wabah virus corona.
NasDem Akan Usulkan Pemotongan Gaji Anggota DPR 50% untuk Corona di Paripurna (94656)
searchPerbesar
Suasana Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda laporan Komisi II DPR terhadap pergantian calon komisioner KPU dan PAW di Jakarta. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
"Pak Surya sempat statement soal itu ya enggak usah berlaku seperti itu. Kita harus melihat bagaimana situasi yang ada. Kalau prioritasnya kepada tenaga medis, ya harus tenaga medis dan kemudian itu yang digaris bawahi," tuturnya.
"Bahwasanya angggota dewan butuh iya pasti, tapi kemudian prioritasnya di mana dulu. Arahan ketum seperti itu jadi harus peka kepada situasi yang ada. Jadi harus berpijak, harus melihat skala prioritas dari siapa yang paling membutuhkan," lanjut dia.
ADVERTISEMENT
Wakil Ketua Baleg DPR itu juga mengatakan pihaknya memberikan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, NasDem juga akan menyalurkan bantuan alat kesehatan seperti masker dan hand sinitizer.
"Bansos sudah, DPP sudah itu poskonya lihat saja ada banyak bahan makan dibantu. Jadi bagi masyarakat yang mau datang khususnya Jakarta. Bahkan sudah menginventarisir di Pulau Jawa mana titik merah, rawan," ucapnya.
"Kemarin sudah dipesan. Aku enggak tahu jumlahnya (alat kesehatan) masker, tapi kalau yang lain-lain sudah disiapkan semua hand sinitizer, semprotan disinfektan itu sudah berjalan," tutup Willy.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020