NasDem: Jangan Libatkan Kaki Tangan Negara di Pemilu 2024

28 April 2023 17:13 WIB
·
waktu baca 2 menit
Ketua DPP NasDem Willy Aditya di NasDem Tower. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPP NasDem Willy Aditya di NasDem Tower. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
ADVERTISEMENT
Ketua DPP NasDem, Willy Aditya, berharap Pilpres 2024 berjalan demokratis dan menyerahkan sepenuhnya pilihan kepada masyarakat. Ia mengatakan Anies Baswedan yang diusung NasDem bisa menjadi pilihan yang dapat dipertimbangkan.
ADVERTISEMENT
"Dalam proses [demokrasi] ini kita sama-sama berkontestasi secara fair, ya boleh aja kita berskenario, tapi tapi dua hal yang tidak mungkin ditolak secara objektif adalah suara rakyat, suara Tuhan. Bagaimana pun orang berkonspirasi, bagaimana pun orang berencana membawa A, B, C, mulai dari penundaan pemilu, koalisi besar, dan lain sebagainya, tapi rakyat selalu memiliki kehendak siapa yang akan memimpin mereka," kata Willy dalam diskusi survei Poltracking secara virtual, Jumat (28/4).
"Maka kemudian di sana kami melihat Anies Baswedan dan merupakan figur yang paling representatif menyuarakan hal seperti itu," lanjutnya.
Karena itu, Willy berharap seluruh pihak menghormati kehendak masyarakat dan tidak melakukan intervensi. Ia tak ingin adanya intimidasi dengan melibatkan kaki tangan negara.
ADVERTISEMENT
Ia juga tak ingin adanya abuse of power di Pilpres 2024 untuk menggerakkan suara ke calon tertentu.
"Jangan kemudian abuse of power itu semakin gila-gilaan, dengan improvement aparat penegak hukum dan kaki tangannya," kata Wakil Ketua Baleg itu.
Terkait cawapres Anies, Willy mengatakan akan ada waktunya untuk dipilih. Ia yakin Anies akan mendapatkan cawapres terbaik.
"Jadi kami tentu dalam proses mencari wakilnya Mas Anies dan siapa wakilnya Mas Anies, ya tentu kita lihat saja, kegaduhan-kegaduhan yang sekarang terjadi, mungkin nanti akan mendapatkan rezeki anak soleh aja nih Anies," kata dia.
"Anies ini kan anak soleh memang ya, ya nanti mendapat rejeki anak Soleh, ya kita terima itu sebagai sebuah kehendak alam," tandas Willy.
ADVERTISEMENT