NasDem Tanggapi Isu Mundur dari Kabinet: Mungkin Fahri Mau Jadi Menteri
·waktu baca 2 menit

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali membantah pernyataan Waketum Partai Gelora, Fahri Hamzah yang menyebut akan menarik mundur menteri-menteri dari parpol pengusung pasangan AMIN di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.
“Sampai hari ini kita enggak ada rencana, enggak pernah mikirin itu, ada apa? Memang kenapa mau narik itu?,” kata Ali saat dihubungi, Kamis (14/12).
Ali menilai pernyataan Fahri itu adalah karena sebelum Fahri berada di Partai Gelora, ia berada di dalam partai yang di luar pemerintahan yakni PKS.
“Kan tidak heran kan memang zaman beliau dulu dari partai oposisi kan, jadi cara berpikirnya berpikir oposisi,” ujarnya.
Selain itu, Ali juga membantah Fahri terkait alasan ditarik mundurnya menteri dari kubu pasangan AMIN karena untuk mengukuhkan posisi di Pilpres sebagai oposisi. Ia lantas mencontohkan koalisi dari paslon nomor urut 3.
“Apa bedanya PDIP, apa bedanya Ganjar ya, apa bedanya di situ kan,” kata dia.
Mungkin Pak Fahri mau jadi menteri kali ya. Kalau mau jadi menteri tunggu lah, berjuang dulu menang, kalau menang Prabowo, baru jadi menteri.
--Waketum NasDem Ahmad Ali.
Seperti kita ketahui, pasangan AMIN didukung NasDem dan PKB yang punya menteri di kabinet Jokowi.
Saat ini hanya ada tiga menteri dari partai Koalisi Perubahan yang masih berada di kabinet. Ketiganya adalah Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziyah (PKB); Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar (PKB); dan Menteri Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar (NasDem)
