kumparan
10 Oktober 2019 21:50

Nasib Kapolsek dan 2 Korban Lain di Insiden Penusukan Wiranto

Penusukan Wiranto
Menko Polhukam Wiranto (kedua kiri) turun dari mobil sebelum diserang orang tak dikenal dalam kunjungannya di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). Foto: ANTARA FOTO
Kapolsek Menes, Kompol Darianto menjadi korban penusukan yang dilakukan Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana, saat melakukan pengamanan Menko Polhukam, Wiranto di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).
ADVERTISEMENT
Selain Darianto, tokoh Ponpes Mathla'ul Anwar, Fuad Sauki dan Ajudan Danrem yang bernama Serda Yogi menjadi juga menjadi korban penusukan. Mereka harus dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang.
Direktur RSUD Berkah Pandeglang Firmansyah mengatakan Darianto mengalami luka tusuk di punggung. Fuad dan ajudan Serda Yogi mengalami luka tusuk di dada.
Sekitar pukul 16.00 WIB, Darianto dirujuk ke RS Sari Asih Serang, Banten untuk observasi, Serda Yogi dirawat jalan dan Fuad Sauki masih berada di RSUD Berkah Pandeglang.
Kapolsek Menes, Kompol Darianto
Kapolsek Menes, Kompol Darianto saat hendak dirujuk ke RS Sari Asih Serang dari RSUD Pandeglang. Foto: Dok. Istimewa
"Beliau (Darianto) dirujuk ke RS Sari Asih, karena ingin dirawat di dekat rumahnya," kata Direktur RSUD Berkah, Firmansyah.
Menurut Firman, Fuad Sauki mengalami luka tusuk cukup parah di bagian dada. Namun dia menyebut, luka yang dialami tidak sampai menembus paru-paru.
ADVERTISEMENT
"Pak Kapolsek sama ajudan Danrem (Serda Yogi) enggak terlalu parah, cuma pak Fuad doang yang lumayan parah, tapi semuanya juga sudah kita tangani, mudah-mudahan cepat membaik," kata dia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan