Netanyahu & Menlu Israel Kecam Ben Gvir yang Unggah Video Aktivis Ditangkap
ยทwaktu baca 2 menit

Menteri Keamanan Israel Itamar Ben Gvir mengunggah video sejumlah aktivis kemanusiaan yang ditangkap Israel, saat mereka hendak berlayar menuju Gaza pada Rabu (20/5). Dalam video yang diunggah Ben Gvir itu, para aktivis tampak terikat pada bagian tangannya, dan mereka bersujud dikelilingi sejumlah aparat Israel.
Video ini mendapat kecaman dari dunia internasional. Bahkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar juga mengecam langkah Ben Gvir.
"Anda justru membuat kerusakan pada negara dengan perilaku memalukan ini, dan ini bukan untuk pertama kali. Anda membuang sia-sia upaya profesional banyak orang, termasuk tentara IDF sampai Kementerian Luar Negeri," ucap Saar, dikutip dari akun X resminya, @gidoonsaar, Kamis (21/5).
"Tidak, anda bukan wajah dari Israel," kata Saar.
Sementara Netanyahu juga menyampaikan hal senada. Ben Gvir telah mencoreng nama Israel di dunia.
"Langkah Menteri Ben Gvir terkait para aktivis flotilla tak sejalan dengan nilai dan norma Israel," ucap Netanyahu, yang menyampaikan hal tersebut lewat akun X resmi Perdana Menteri Israel, @IsraeliPM.
Ia juga segera akan mendeportasi para aktivis itu.
"Saya sudah menginstruksikan otoritas terkait untuk mendeportasi para provokator dengan segera," ucap Netanyahu.
Jawaban Ben Gvir
Mendapat kecaman itu, Ben Gvir justru balik melawan.
"Saya bangga dengan kinerja kementerian yang saya pimpin melawan para pendukung teror. Ya, mungkin ada beberapa gambar yang Gideon Saar tidak suka, tapi bagi saya, itu kebanggaan," ucap Ben Gvir.
Sementara itu, nasib para aktivis yang ditahan ini akan diurus oleh lembaga non-profit Adalah. Adalah telah menemui mereka yang ditahan, untuk mengupayakan pembebasan.
Ada WNI yang Ditahan Israel
Di antara para aktivis itu, ada sejumlah WNI yang ditahan Israel. Berikut identitas dari 9 WNI yang ditangkap, berdasar data dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI):
Thoudy Badai (Jurnalis Republika) - Kapal Ozgurluk
Rahendro Herubowo (sebelumnya tercantum Rahendro adalah jurnalis iNews namun Pemred iNews Aiman Witjaksono menyatakan Rahendro telah resign dari iNews pada Agustus 2022) - Kapal Ozgurluk
Bambang Noroyono (Jurnalis Republika) - Kapal Boralize
Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis TV Tempo) - Kapal Ozgurluk
Andi Angga (Aktivis) - Kapal Josef
Herman Budiyanto Sudarsono (Aktivis) - Kapal Zafiro
Ronggo Wirasano (Aktivis) - Kapal Zafiro
Asad Aras Muhammad (GPCI) - Kapal Kasr-1
Hendro Prasetyo (GPCI) - Kapal Kasr-1
