Netanyahu Batal Hadiri KTT Perdamaian Gaza di Mesir

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama Presiden Donald J. Trump di Knesset, Yerusalem, Senin (13/10/2025). Foto: Saul Loeb/Pool via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama Presiden Donald J. Trump di Knesset, Yerusalem, Senin (13/10/2025). Foto: Saul Loeb/Pool via REUTERS

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak jadi hadiri KTT Perdamaian Gaza yang akan digelar di Mesir. Sebelumnya, kehadiran Netanyahu diungkap oleh juru bicara kepresidenan Mesir.

Dikutip dari Reuters, Senin (13/10), kantor perdana menteri Israel mengatakan Netanyahu diundang oleh Presiden AS Donald Trump untuk berpartisipasi dalam pertemuan dengan para kepala negara di Sharm el-Sheikh. Namun, tawaran itu ditolak karena waktunya berdekatan dengan awal hari raya.

"Perdana Menteri berterima kasih kepada Presiden Trump atas undangannya dan upayanya untuk memperluas lingkar perdamaian. Perdamaian melalui kekuatan," kata kantor perdana menteri Israel dalam pernyataannya.

Presiden Donald Trump berbincang dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Knesset, Yerusalem, Senin (13/10/2025). Foto: Evan Vucci/Pool via Reuters

Sebelumnya, juru bicara kepresidenan Mesir mengatakan Netanyahu akan menghadiri KTT Perdamaian Gaza.

"Baik Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan ikut dalam KTT perdamaian untuk memperkuat kesepakatan guna mengakhiri perang di Gaza dan menegaskan kembali komitmen mereka," kata juru bicara kepresidenan Mesir.

Dia kemudian mengungkap bahwa Presiden AS Donald Trump dan Netanyahu telah menghubungi Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi. Trump saat ini berada di Israel untuk menyampaikan pidato di hadapan parlemen, Knesset.

KTT Perdamaian Gaza ini akan dipimpin Trump dan Asisi. Lebih dari 20 kepala negara akan hadir dalam KTT itu, termasuk Presiden Prabowo Subianto.